Kebakaran Hebat di Gunung Ijen, Ipuk Minta Dukungan Helikopter Water Bombing

Reporter : Andriansyah  |   Sabtu, 05 Sep 2026 14:54 WIB
TURUN KE LOKASI: Bupati Ipuk melihat langsung lokasi titik api hingga di Pos 4 TWA Kawah Ijen. | Foto: Humas BWI

BANYUWANGI | Barometerjatim.com – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengajukan dukungan helikopter water bombing ke BPBD Jatim dan Kantor SAR Surabaya untuk memadamkan kebakaran di kawasan Gunung Ijen.

Hal itu setelah dia melihat langsung lokasi titik api hingga di Pos 4 TWA Kawah Ijen bersama Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah III Jawa Timur, Dandim Letkol Arm Triyadi Indrawijaya dan Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Teguh Priyo Wasono.

Baca juga: Endog-Endogan Banyuwangi, Tradisi Maulid Nabi yang Sudah 28 Tahun Dirawat!

"Kami sudah cek langsung bersama tim. Terpantau masih ada puluhan titik api dari medium hingga high. Karena itu, semua sepakat mengusulkan pemadaman menggunakan helikopter water bombing," kata Ipuk.

Pemadaman tidak memungkinkan apabila hanya menggunakan tenaga manusia, tandasnya, selain memiliki kontur lahan yang curam, kawasan Gunung Ijen juga dipenuhi pepohonan. 

"Mudah-mudahan bisa segera ditindaklanjuti, agar api tidak melebar ke mana-mana," ucapnya.

Sulit Dijangkau

Hingga Jumat (4/9/2026), masih terdapat banyak titik api di kawasan hulu. Kondisi medan yang terjal dan sulit dijangkau menjadi kendala dalam proses pemadaman.

Saat ini, lanjut Ipuk, petugas masih terus melakukan upaya pemadaman selama 24 jam. Salah satunya dengan mengangkut air dari bawah menuju lokasi kebakaran. Dia juga akan meminta dukungan dari Medco Geothermal Energi untuk membantu men-support air.

"Pihak Medco sudah bersedia memasok air dari embung mereka. Semua pihak gotong berupaya memadamkan api. Terima kasih para petugas dari tim gabungan dan para relawan yang terus berupaya keras memadamkan api," ucapnya.

Selain itu, Ipuk juga menginstruksikan segera didirikan dapur umum di lokasi untuk memudahkan petugas dan relawan. 

Baca juga: Geopark Run Series Dimulai dari Banyuwangi, 839 Pelari Susuri Gunung Ijen

Ditambahkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Banyuwangi, Partana, titik api telah merembet hingga Pos 4 jalur pendakian Gunung Ijen.

Puluhan petugas dan relawan terus berupaya mengendalikan api. Namun mereka terkendala medan ekstrem, keterbatasan suplai air, serta akses kendaraan menuju lokasi kebakaran.

"Kami upayakan dua unit mobil tangki mengambil posisi terdekat yang bisa kami jangkau, untuk menyuplai empat unit mobil double cabin," ujarnya.

Tutup Pendakian

Sementara itu Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember, Purwantono mengatakan pihaknya telah melakukan penutupan sementara pendakian Kawah Ijen demi keselamatan masyarakat.

Baca juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project Entas Kemiskinan, Warga Miskin Masih 100,13 Ribu!

Dia menjelaskan, kebakaran di kawasan Kawah Ijen ini cukup parah karena banyaknya material kering yang mudah terbakar.

Menurutnya, rumput alang-alang, semak belukar, serta material kering lainnya menjadi bahan yang mempercepat penyebaran api. 

“Kondisi angin juga membuat api lebih mudah merambat ke area yang lebih luas. Kalau luas yang terbakar kami belum bisa memastikan," tuturnya.{*}

| Baca berita Banyuwangi. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer