Subandi Tak Hadiri Acara KDKMP, Zulhas Ajak Doakan Mimik Jadi Bupati Sidoarjo!

Reporter : Syaikhul Hadi  |   Minggu, 18 Okt 2026 01:22 WIB
TINJAU KDKMP: Wabup Mimik tinjau barang-barang yang ada di KDKMP Desa Tambakrejo, Waru, Sidoarjo. | Foto: IST

SIDOARJO | Barometerjatim.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) tampaknya kesal dengan ketidakhadiran Bupati Sidoarjo, Subandi di acara operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Kamis (15/10/2026). 

Ketidakhadiran Subandi diwakili Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana. Zulhas pun mengajak warga yang hadir untuk mendoakan Mimik menjadi bupati.

Baca juga: Zulhas Sindir Subandi Tak Hadiri Acara KDKMP, Menterinya Turun Bupati Malah Gak Nongol!

“Wakil bupati kita doakan jadi bupati. Cocok enggak? Keren toh wakil bupatinya toh?” kata Zulhas yang disambut warga dengan teriakan, “Cocok! Keren!”

“Doakan jadi bupati ya? Habis bupatinya enggak datang. Katanya ada acara, lha ini acaranya presiden. Ya kita doakan wakil bupati jadi bupati, tepuk tangan,” kata Zulhas. Sejumlah warga yang datang bahkan meneriakkan. “Hidup Mimik!”

Zulhas menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto, agar jajaran pemerintah turun langsung untuk meninjau sekaligus berdialog mengenai operasional KDKMP di berbagai daerah.

“Delapan hari ini atas arahan Bapak Presiden, semua turun untuk meninjau dan dialog mengenai operasional KDKMP. Kepada Pangdam, Kapolda, gubernur, bupati, wali kota,” ujar Zulhas di hadapan pejabat dan warga yang hadir.

“Maka saya bingung, bupatinya kok enggak ada. Menteri-menterinya turun, bupatinya gak ono (enggak ada) ini. Kurang anu, kurang lengkap pengetahuannya," tandasnya. 

Pada kesempatan tersebut, kunjungan Zulhas didampingi dua menteri lainnya, yakni Menteri Koperasi, Ferry Juliantono dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, serta sejumlah pimpinan lembaga dan perusahaan negara yang terkait dengan program KDKMP.

Baca juga: Bupati Sidoarjo Menang Banding, Warga Mutiara Regency Lawan Lewat Kasasi!

KDKMP Tambakrejo dibangun dengan anggaran sekitar Rp 3 miliar dan dilengkapi satu unit truk logistik, satu mobil pikap, serta dua unit becak motor untuk menunjang distribusi barang kepada masyarakat.

Zulhas menegaskan, koperasi tersebut merupakan milik warga desa yang harus dikelola secara profesional dengan pengawasan kepala desa, pengurus koperasi, dan manajer operasional.

“Koperasi ini punya bapak, punya ibu, warga Desa Tambakrejo,” ucapnya, sembari menyampaikan kehadiran KDKMP akan menjangkau barang bersubsidi kepada masyarakat. 

Sementara itu Mimik menyatakan Pemkab Sidoarjo berkomitmen mendukung pengembangan KDKMP melalui pendampingan pengurus, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pelibatan UMKM lokal.

Baca juga: BK Sidokepung Sidoarjo Rp 400 Juta Disoal Legislator PKB, Inspektorat Turun Tangan!

“Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, sebanyak 207 KDKMP telah selesai dibangun dengan 57 di antaranya dilaporkan telah beroperasi,” ujarnya.{*}

| Baca berita Koperasi Merah Putih. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer