Investasi Terbuka di Madura Jangan Tinggalkan Tenaga Lokal
KAWAL INVESTASI: PJ Bupati Bangkalan, I Gusti Ngurah Indra Setiabudi Ranuh (tengah), investasi harus menyejahterakan masyarakat Madura. | Foto: Barometerjatim.com/ WIRA HARLIJADI
BANGKALAN, Barometerjatim.com Investasi pembangunan di wilayah Madura mulai terbuka, khususnya di Bangkalan. Tenaga Kerja Asing (TKA) pun sudah bersiap untuk masuk dalam berbagai proyek pembangunan.
Baca juga: VIDEO: 6 Nyawa Melayang di Tambang Ilegal, Dinas ESDM Jatim Dituntut Tanggung Jawab!
Pejabat (Pj) Bupati Bangkalan, I Gusti Ngurah Indra Setiabudi Ranuh tidak mempermasalahkan hal itu. Meski demikian masuknya TKA ada persyaratan tersendiri.
"Silakan saja, tapi sebatas tenaga profesional. Untuk tenaga kerja middle ke bawah tetap libatkan masyarakat. Sumberdayanya sudah ada," terangnya ditemui seusai pertemuan Forum Group Discussion (FGD) dengan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS), kemarin.
Baca juga: Tambang di Bangkalan Telan 6 Nyawa, PMII Tuntut Dinas ESDM Jatim Tanggung Jawab!
Baca: Emil: Perlu Forum Ulama untuk Kawal Investasi di Madura
Menurut Indra, saat ini di wilayah Bangkalan sebagai pintu masuk Madura mulai beragam investasi maupun pembangunan dilakukan. Selain program dari BPWS, ada salah satu perusahaan galangan kapal juga berencana menanamkan investasinya. Kerjasama tersebut sudah dijalin tahun ini.
Baca juga: Misi Dagang Jatim-Sultra Capai Rp 1,048 T, Kelautan dan Perikanan Sumbang Rp 213 M!
Investasi tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sehingga, keterlibatan masyarakat ada pengaruh positif yang dirasakan di tingkat bawah karena mereka menjadi bagian dari pembangunan sebuah wilayah.
"Investasi selain meningkatkan perekonomian daerah, tidak boleh meninggalkan masyarakatnya. Sehingga investasi yang dilakukan bisa berjalan baik," kata pria yang juga kepala Bakorwil Pamekasan itu.