NU Komitmen Jadikan Jatim Barometer Keamanan Nasional

barometerjatim.com  |   Jumat, 08 Jun 2018 02:31 WIB

KOMITMEN NU: KH Hasan Mutawakkil 'Alallah, NU terus berkomitmen menjadikan Jatim sebagai barometer keamanan nasional. | Foto: Barometerjatim.com/ABDILLAH HR

SURABAYA, Barometerjatim.com Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Hasan Mutawakkil 'Alallah menuturkan, NU terus berkomitmen untuk menjadikan Jatim sebagai barometer keamanan nasional.

Baca juga: Nekat Buka saat Ramadan, Pemkot Surabaya Segel Tempat Biliar dan Panti Pijat!

"Kami terus bersinergi dengan pemerintah, TNI dan Polri dalam mendukung dan mempertahankan Jatim sebagai barometer nasional," ujarnya saat Silaturahim dan Buka Puasa PWNU, PCNU dan Forkopimda Jatim serta Tokoh Masyarakat di Kantor PWNU Jatim, Kamis (7/6).

Salah satu bukti nyata yang dilakukan PWNU, kata Kiai Mutawakkil, yakni mengunjungi gereja dan menyampaikan rasa simpati sekaligus memberikan dukungan kepada pihak yang menjadi korban teror bom beberapa waktu lalu.

Baca juga: Di Penghujung Ramadan, Jurnalis Pokja DPRD Surabaya Turun Bagi-bagi Takjil

Baca: Muslimat NU Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Unusa

Dia menambahkan, PWNU juga telah menyampaikan kepada pendeta bahwa bom yang dilakukan di gereja tidak ada hubungannya dengan Islam, melainkan kejahatan yang mengatasnamakan Islam.

Baca juga: Sekda Sidoarjo Minta Maaf soal Bukber Mewah ala Bollywood, Bantah Pakai APBD!

PWNU bahkan meminta pendeta agar menyampaikan kepada jamaatnya untuk tidak terprovokasi dan melakukan upaya saling membalas teror kepada umat Islam. "Jika umat nasrani dan muslim terprovokasi dan melakukan tindakan saling balas, maka teror akan semakin meluas," terangnya.

Buka puasa bersama ini merupakan rangkaian kegiatan buka bersama Forkopimda Jatim. Sebelumnya, kegiatan sama dilakukan antara lain di gedung negara Grahadi, Polda Jatim, Kodam V Brawijaya, AAL, Pengadilan Tinggi, dan Kejaksaan Tinggi, serta beberapa kantor organisasi keagamaan di Jatim.

Tags :

Berita Terbaru

Berita Populer