Bangun JKSN, Khofifah Tolak Masuk Timses Jokowi di Jatim!

Reporter : Roy Hasibuan  |   Jumat, 21 Sep 2018 10:26 WIB

MOJOKERTO, Barometerjatim.com - Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa angkat bicara soal namanya yang dimasukkan ke Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo (Jokowi)-KH Maruf Amin wilayah Jatim.

Khofifah mengaku tak pernah dikonfirmasi sebelumnya. Tapi andai dikonfirmasi pun, dia akan menolak karena sejak awal memilih bergerak untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf lewat Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) yang dibangunnya berskala nasional, bukan sebatas regional Jatim.

Baca juga: Demo Korupsi Hibah Jatim: Kalau KPK Tidak Tebang Pilih, Adili Khofifah!

"Saya sebetulnya ingin lebih fokus pada jaringan kiai santri saja," kata Khofifah usai menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1440 H di Lapangan Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Kamis (20/9) malam hingga Jumat (21/9/2018) dinihari.

"Saya sudah mengkomunikasikan dengan teman-teman, tidak hanya di Jatim, terutama dari sembilan provinsi yang basis votersnya signifikan. Rasanya kami akan membangun komunikasi ala kami."

Mantan Menteri Sosial itu menambahkan, dengan bergerak lewat JKSN, dia merasa lebih fleksibel membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Apalagi Khofifah juga Ketum PP Muslimat NU yang memiliki struktur hingga ke level dusun.

"Lebih baik saya tidak pada posisi regional (Jatim), karena jaringan yang bisa kami maksimalkan tentu tak hanya Jatim. Saya merasa akan lebih efektif kalau masuk jaringan nasional, yakni jaringan kiai santri nasional," tandasnya.

Langkah Khofifah yang tak mau masuk tim juga sudah disampaikan ke Jokowi-Kiai Ma'ruf usai mendaftar ke KPU beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kusnadi Meninggal Sebelum Diadili, JPU KPK Akan Buka BAP-nya di Persidangan!

"Kepada tim, saya menyampaikan, tolong saya tidak usah dimasukkan, supaya saya bisa lebih fleksibel membangun komunikasi dengan banyak komunitas di Jatim," paparnya.

Sebenarnya, dalam Lampiran SK Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf No 016-A/KPTS/TKN-JKWMA/IX/2018 tidak ada Khofifah maupun Wagub terpilih, Emil Dardak.

Namun usai penyerahan SK, mantan Kapolda Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin yang ditetapkan sebagai ketua merevisi struktur timses.

Baca juga: PMII Kencang Demo Dugaan Korupsi PT DABN: Kadishub Jatim Jangan Cuci Tangan!

"Ada revisi sedikit, Dewan Penasihat ditambahi Gubernur terpilih Jatim, Ibu Khofifah Indar Parawansa dan Dewan Pengarah ada Wakil Gubernur terpilih Jatim, Mas Emil Dardak," katanya usai penyerahan SK di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim Jalan Kendangsari Surabaya, Rabu (19/9/2018) malam.{*}

» Baca Berita Terkait Khofifah, Jokowi-Ma'ruf Amin, Pilpres 2019


Berita Terbaru

Berita Populer