Refocusing Anggaran, Gerindra Nilai Pemkab Lamongan Lemot

barometerjatim.com  |   Jumat, 17 Apr 2020 23:57 WIB

JANGAN LEMOT: Anshori (dua dari kiri), Pemkab Lamongan jangan lemot refocusing APBD. | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM ANWAR

LAMONGAN, Barometerjatim.com Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lamongan dari Fraksi Partai Gerindra, Anshori mendesak Pemkab bergerak cepat dalam refocusing APBD 2020 di tengah darurat pandemi virus Corona (Covid-19).

Baca juga: Peduli Korban Banjir Sumatra-Aceh, Gerindra Jatim Kirim 7 Truk Bantuan Logistik!

Menurut Anshari, percepatan refocusing APBD 2020 sebesar Rp 400 miliar tersebut dibutuhkan agar kinerja pemerintah bisa berjalan dengan baik. Termasuk anggaran terkait penanganan Covid-19 maupun program lainnya.

"Pemkab jangan lemot! Segera dipercepat refocusing APBD 2020, karena ada potensi pendapatan pada APBD 2020 mengalami penurunan Rp 200 miliar," kata Anshori dalam rapat bersama Satuan Tiga Pemkab Lamongan, Kamis (16/4/2020).

Dalam refocusing, dibutuhkan anggaran untuk penanganan Covid-19 sebasar Rp 202 miliar. Lalu alokasi untuk pencegahan atau penanganan Rp 144 miliar, peguatan ekonomi Rp 24 miliar, dan jaring pengaman sosial Rp 34 miliar.

Jika refocusing tidak segera dilakukan, tandas Anshori, maka dampaknya akan semakin membuat ekonomi terpuruk, jumlah pengangguran dan kemiskinan meningkat, serta dampak sosial lainnya pun akan melonjak.

Baca juga: Lilik Arijanto Dilantik Jadi Sekda Surabaya, Ini 2 Tugas Utama dari Eri Cahyadi!

Dia juga juga meminta agar refocusing APBD 2020 di tengah terpaan badai pandemi Covis-19 dilakukan secara cermat, dengan memperhatikan skala prioritas yang ada.

"Refocusing anggaran bisa mengurangi anggaran kunker eksekutif dan legislatif, belanja administrasi perkantoran, anggaran rapat, belanja kendaraan dinas, belanja infrastruktur lainnya yang masih bisa ditunda tahun depan," tuturnya.

Dikritisi anggota Banggar, Ketua Tim Penyusun Anggaran Pemkab Lamongan, Yuhronur Efendi menyampaikan, pihaknya masih menunggu petunjuk dari kementerian karena dibutuhkan kecermatan dalam penyusunannya.

Baca juga: PT DABN 'Diusik', Komisi C Justru Puji Bisnisnya Bagus dan Setoran PAD Signifikan!

"Semoga dalam dua minggu ini permintaan refocusing bisa kita detailkan, dan kita bahas lagi dengan Banggar sehingga nanti sesuai yang dibutuhkan," ujarnya.

ยป Baca Berita Terkait DPRD Lamongan


Berita Terbaru

Berita Populer