PMK Masih Mewabah Jelang Idul Adha, Ketum MUI Jatim: Butuh Kerja Sama Ulama-Umara
SINERGI: Kiai Mutawakkil Alallah dan Thoriqul Haq, wujud sinergi ulama dan umara tangani wabah PMK. | Foto: Barometerjatim.com/IST
LUMAJANG, Barometerjatim.com Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim, KH Hasan Mutawakkil Alallah menegaskan butuh kerja sama antara ulama dan umara dalam mengatasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih mewabah jelang Idul Adha.
Baca juga: Ditemukan Cacing Hati Hewan Kurban di 20 Lokasi, DKPP Surabaya: Tak Perlu Khawatir!
Butuh kerja sama antarsemua komponen untuk menghadapi masalah ini. Menjelang Hari Raya Idul Adha, semua masyarakat ingin beribadah kurban, katanya saat menghadiri Koordinasi dan Halal bi Halal MUI Kabupaten Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (8/6/2022).
Dengan kerja sama antara ulama dan umara, lanjut Kiai Mutawakkil, niscaya segala persoalan yang terjadi di tengah masyarakat akan bisa diatasi dengan baik.
- Baca: PMK Menyebar di 18 Provinsi, Sekjen Gerindra: Ganti Kerugian Petani, Tetapkan sebagai Pandemi!
Baca juga: Ekonomi Sulit, PKS Jatim Tetap Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban
Sementara Bupati Lumajang, Thoriqul Haq meminta kepada MUI Lumajang untuk melakukan pendampingan terhadap pelaksanaan kurban.
Karena tidak semua orang membaca dan mengerti fatwa MUI. Kamu mohon dibantu untuk sosialisasi, bagaimana hewan kurban yang sah apalagi saat merebaknya PMK, ujarnya.
Di sisi lain, Thoriq berharap masyarakat dapat saling membantu menghadapi wabah ini, karena Pemkab Lumajang sudah berikhtiar untuk mencari titik temu.Baca juga: DLH Pergoki Pembuang Limbah Kurban ke Kali Surabaya, Terancam Denda Rp 50 Juta!
Jika masyarakat ingin berkurban, saran kami membeli sapi di peternak. Kami harapkan masyarakat saling membantu agar semua berjalan dengan baik, ujarnya.
» Baca berita terkait Wabah PMK. Baca juga tulisan terukur lainnya Dhani Kusuma.