Pasca OTT KPK, Wali Kota Batu Diperiksa di Polda Jatim
TERJARING OTT KPK: Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko terjaring OTT KPK bersama rekanan swasta terkait dugaan suap-menyuap proyek bernilai miliaran rupiah. | Foto: Barometerjatim.com/DOK
SURABAYA, Barometerjatim.com Usai ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wali Kota Batu Eddy Rumpoko dan pihak swasta yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) menjalani pemeriksaan di Polda Jatim.
Baca juga: KPK Beri Penghargaan Pemprov Jatim, Aktivis: Ceroboh, Kasus Korupsi Belum Tuntas!
"Sekarang (ER dan pihak swasta yang diamankan KPK) berada di Polda Jatim guna pemeriksaan," terang Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada wartawan, Sabtu (16/9).
Polda, lanjutnya, hanya mem-back up pengamanan proses penindakan dilakukan KPK. Karena itu dia enggan menjelaskan rinci materi pokok dugaan pelanggaran hukum terkait OTT tersebut.
Baca juga: Jatim Bertubi-tubi Dihantam Kasus Korupsi, Demo: Khofifah Jangan Cuci Tangan!
Baca: Pintu Kamar Mandi Digedor, Lalu Eddy Rumpoko Ditangkap
Namun Frans Barung membenarkan OTT tersebut. "Benar, terjadi penangkapan wali kota Batu (ER) hari ini jam 13.30 di Batu bersama satu pihak swasta," katanya.
Baca juga: VIDEO: 2 Tahun Bebas Berkeliaran, 16 Tersangka Korupsi Hibah Jatim Tak Kunjung Diborgol!
Dari informasi yang dihimpun, OTT KPK ini dilakukan terkait dugaan suap-menyuap yang berhubungan dengan sebuah proyek bernilai miliaran rupiah.