Di Depan Khofifah dan Ipuk, Nelayan Banyuwangi Sambat ke Gibran soal Perizinan!

Reporter : -
Di Depan Khofifah dan Ipuk, Nelayan Banyuwangi Sambat ke Gibran soal Perizinan!
BERTEMU NELAYAN: Wapres Gibran bertemu dan berdialog dengan nelayan di Muncar Banyuwangi. | Foto: Humas BWI

BANYUWANGI | Barometerjatim.com – Berkunjung ke Banyuwangi, salah satu agenda Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bertemu dan berdialog dengan nelayan di kawasan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) dan Pasar Ikan Segar, Muncar, Jumat (10/7/2026).

Kehadiran Gibran didampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Dalam kesempatan tersebut, nelayan mengusulkan beberapa hal salah satunya terkait perizinan kapal yang kewenangannya ada di pemerintah pusat.

Perwakilan nelayan Muncar, Umar menyampaikan bahwa para nelayan meminta penyederhanaan perizinan kapal. Menurutnya, nelayan tradisional Muncar kesulitan memenuhi banyak persyaratan administrasi yang mencapai belasan dokumen.

"Di sini nelayan dihadapkan dengan persoalan perizinan alat tangkap yang banyak sekali, ada sekitar 13 item. Saya rasa tidak semua nelayan Muncar bisa mengurusi. Jadi perlu ada penyederhanaan surat izin Bapak Wapres," katanya.

Perbaikan Infrastruktur

Selain itu, Umar meminta peningkatan dan perbaikan infrastruktur dermaga serta jalan. Sebab, ada sekitar 191 kapal nelayan yang rata-rata bobotnya 20-30 GT. Namun pelabuhan hanya mampu menampung sebagian kecil kapal. 

“Sehingga saat kapal datang berbarengan usai menangkap ikan, antrean sandar kerap terjadi. Jadi di sini kami memohon agar melakukan reklamasi maupun revitalisasi pelabuhan," ucapnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Gibran berusaha menyelesaikan satu per satu persoalan. Menurutnya, anggaran di provinsi dan kabupaten saat ini sedang ada efisiensi. 

Namun karena menyangkut kepentingan banyak orang, dia akan membawa aspirasi nelayan ke pusat. "Nanti akan segera kami laporkan ke pimpinan kami, yakni Bapak Presiden," katanya.

Gibran mengatakan, persoalan paling mendesak yakni penyederhanaan perizinan kapal nelayan dan pembangunan infrastruktur. 

Dia juga akan mengoordinasikan reklamasi pelabuhan, pengerukan sedimentasi di pelabuhan Muncar yang mengalami pendangkalan, pemecah ombak, termasuk perbaikan jalan.

Selain itu, Gibran akan meminta kementerian terkait untuk mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Muncar, supaya bisa membantu nelayan meningkatkan pendapatan ekonomi.

"Nanti saya akan berkoordinasi terus degan Bu Gubernur dan Ibu Bupati, biar permasalahan yang bapak-ibu nelayan sampaikan akan kami selesaikan satu per satu," katanya.

Sementara itu Bupati Ipuk menyampaikan terima kasih kepada Wapres yang sangat perhatian terhadap kondisi nelayan Muncar. Dia berkomitmen siap memperkuat kolaborasi untuk menyelesaikan persoalan yang menjadi kewenangan daerah. 

"Matur nuwun (terima kasih) Bapak Presiden atas kehadirannya di Banyuwangi dan bertemu dengan masyarakat. Kita doakan mudah-mudahan ini bisa terwujud," ujar Ipuk. 

Saat bertemu nelayan, Gibran turut menyerahkan bantuan sebanyak 320 cooler box kepada nelayan untuk menjaga kesegaran dan mutu hasil tangkapan mereka.{*}

| Baca berita Banyuwangi. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.