Eri Cahyadi Marah-marah saat Sidak, Arif Fathoni: Wajar Ekspresi Pemimpin Cintai Warganya
WAJAR: Arif Fathoni, wajar saja kalau Eri Cahyadi memarahi perangkat bawahannya. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HD
SURABAYA, Barometerjatim.com Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni menilai wajar soal gaya marah-marah' Wali Kota Eri Cahyadi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait pelayanan publik.
Baca juga: Bahlil Gencar Rayu Emil Dardak Gabung Golkar: Sudah Mulai Goyang Kelihatannya!
Menurut saya, (marah) itu ekspresi pemimpin yang sangat mencintai masyarakatnya, warganya. Jadi sah-sah saja, kata Fathoni pada wartawan, Senin (28/11/2022).
Terbaru, Eri marah besar saat sidak di RSUD dr Soewandhie mendapati pelayanan rekam medis berjalan sangat lama. Sebelumnya, pihak Puskesmas Sidotopo juga kena semprot lantaran pelayanannya dinilai gak karu-karuan.
Namun langkah Eri tersebut, sekali lagi kata Fathoni, menunjukkan kalau dia benar-benar mencintai warga Surabaya. Dan benar-benar ingin memudahkan pelayanan terhadap masyarakat Surabaya, tandasnya.Baca juga: Sarmuji Anggota DPR RI Terpopuler dengan Kinerja Terbaik di Jatim, Ibas pun Dilibas!
Sebaliknya, dia berharap Direktur RSUD dr Soewandhie, Billy Daniel Messakh untuk terus berbenah dalam meningkatkan inovasi dan mempermudah pelayanan terhadap masyarakat Surabaya.
Termasuk juga Rumah Sakit BDH (Bhakti Dharma Husada), tutur legislator yang juga Ketua DPD Partai Golkar Surabaya tersebut.
Sebab, lanjut Fathoni, orang datang ke rumah sakit untuk berobat dan bagi keluarganya begitu lelah menunggui. Ada juga nunggu nebus obat, dan bahkan harus meninggalkan pekerjaan dan lain-lainnya, katanya.Baca juga: Kembali Nakhodai Golkar Tuban, Lindra Target Borong 25 Kursi!
Jadi wajar seorang pemimpin marah karena melihat warganya tidak terlayani dengan baik. Yang dimarahi itu organisasi perangkat di bawah kepimpinan Pak Wali Kota, itu wajar saja, pungkas Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya tersebut.
» Baca berita terkait DPRD Surabaya. Baca juga tulisan terukur lainnya Retna Mahya.