Amankan PAD! Pemkot Surabaya Bakal Luncurkan Voucher Parkir Suroboyo

Reporter : -
Amankan PAD! Pemkot Surabaya Bakal Luncurkan Voucher Parkir Suroboyo
VOUCHER PARKIR: Pemkot Surabaya segera luncurkan Voucher Parkir Suroboyo perkuat sistem digital. | Foto: Humas

SURABAYA | Barometer Jatim – Pemkot Surabaya akan meluncurkan Voucher Parkir Suroboyo, sebagai alternatif pembayaran parkir digital di seluruh titik parkir Tepi Jalan Umum (TJU) di Kota Pahlawan. 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menuturkan langkah ini diambil untuk memperkuat sistem parkir digital atau nontunai, sekaligus menjamin transparansi, efektivitas, dan akuntabilitas retribusi parkir.

Konsep voucher ini, tandasnya, sebenarnya sudah pernah diuji coba secara terbatas pada awal 2024 di lokasi-lokasi yang dijaga langsung oleh petugas Dishub. Melihat potensi positifnya, akhirnya kini Dishub mencoba untuk memperluas jangkauan penggunaan voucher.

“Voucher Parkir Suroboyo ini nantinya dapat digunakan oleh seluruh warga di seluruh titik parkir TJU di Surabaya,” katanya, Jumat (28/2/2026). 

Trio kemudian menjelaskan detail harga dan cara mendapatkan voucher parkir. Untuk memudahkan akses, Pemkot Surabaya menjalin kerja sama dengan berbagai gerai minimarket atau toko modern di Surabaya. 

Sedangkan untuk harganya, disesuaikan dengan aturan tarif parkir yang berlaku, yakni sepeda motor Rp 2 ribu dan mobil Rp 5 ribu. 

“Tujuan kami untuk memudahkan masyarakat Kota Surabaya. Silakan seluruh masyarakat dapat membeli voucher di awal, lalu dapat disimpan dan digunakan untuk melakukan pembayaran atau transaksi retribusi parkir di TJU, jadi cukup memberikan lembar voucher yang sudah dibeli atau disiapkan,” jelas Trio. 

Tak sekadar sebagai alat bayar, Pemkot juga menyiapkan berbagai program diskon dan promo khusus bagi warga yang memilih bertransaksi menggunakan Voucher Parkir Suroboyo. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan animo masyarakat beralih dari transaksi parkir tunai ke digital.

Trio menambahkan, pilihan pembayaran parkir di Surabaya kini semakin beragam. Tidak hanya bisa menggunakan voucher, pengguna jasa parkir juga bisa memanfaatkan metode pembayaran parkir digital seperti melalui QRIS dan kartu uang digital e-money atau e-toll.

Dengan sistem voucher dan digital ini, Trio berharap, warga turut berperan aktif dalam mengamankan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya dari sektor retribusi parkir. 

Transaksi yang tercatat secara digital, dipastikan uang parkir yang dibayarkan benar-benar masuk ke kas daerah yang nantinya akan digunakan kembali untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas Surabaya.

“Jadi diharapkan dengan berbagai pilihan cara transaksi pembayaran parkir ini, dapat memberikan kenyamanan dan kepercayaan masyarakat serta tidak ada hal yang tidak transparan dan tepat tarif retribusi parkir,” pungkasnya. (*)

| Baca berita Pemkot Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.