Tertipu Rp 150 Juta, Korban Bisnis Franchise Minta Polisi Segera Proses Laporan!

Reporter : Syaikhul Hadi  |   Kamis, 14 Mei 2026 23:40 WIB
SEGERA PROSES: Korban penipuan bisnis franchise minta polisi segera proses laporannya. | Foto: Barometerjatim.com/HADI

SURABAYA | Barometerjatim.com – Tergiur cuan besar, Raihan (27 tahun) malah menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan berkedok investasi franchise kuliner Ayam Geprek Joder. Dia mengaku mengalami kerugian Rp 150 juta.

“Setelah dana disetorkan, tidak ada kejelasan terkait realisasi usaha maupun pengelolaan investasi tersebut,” katanya, Kamis (14/5/2026).

Baca juga: Kota Lama Surabaya Jadi Lokasi Syuting Film Zona Merah, 3 Hari Lalin Direkayasa

Kasus ini, lanjut Raihan, sudah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. “Kami laporkan pada 22 Maret 2025, namun hingga kini belum ada kelanjutan,” ujarnya sembari menunjukkan tanda bukti lapor.

Menurut Raihan, unsur dugaan tindak pidana dalam perkara tersebut sudah cukup kuat. Dari informasi yang dia dapat, tahapan penyidikan tinggal menunggu hasil pemeriksaan tambahan sebelum kasus dapat dilanjutkan ke proses berikutnya.

“Informasi terakhir yang kami terima, penyidik masih menunggu hasil visum et psychiatricum serta keterangan ahli pidana. Padahal dugaan unsur penipuan dan penggelapannya sudah cukup jelas,” ucapnya.

Baca juga: Geger Mobil Lexus Warga Surabaya Nyaris Ditarik Paksa DC, Padahal Beli Cash Rp 1,3 M!

Jumlah pelapor, disebut Raihan juga terus bertambah seiring munculnya korban-korban baru yang mengaku mengalami kerugian serupa. 

Dia berharap aparat penegak hukum segera menuntaskan penyelidikan, agar para korban memperoleh kepastian hukum. "Saya berharap, pihak kepolisian segera proses perkara saya," katanya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto saat di konfirmasi belum memberikan keterangan resmi.{*}

Baca juga: Pelapor Tegaskan Kasus Furqon Azizi Murni Penggelapan: Rp 620 Juta Tak Dibayar!

| Baca berita Penipuan. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer