Trauma, Polisi Akan Bawa Korban Pencabulan ke Psikolog

barometerjatim.com  |   Selasa, 04 Apr 2017 15:45 WIB

Ilustrasi (Ist)

SURABAYA, Barometerjatim.com Usai menjadi korban pelecehan seksual, JS (16), pelajar di salah satu sekolah swasta di Surabaya mengalami trauma. Polisi berencana membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan psikologinya.

Baca juga: Unair Percepat Bangun Gedung FIKKIA, Ipuk Titip Angkat Arsitektur Banyuwangi!

Kami akan membawa korban untuk menjalani pemeriksaan psikologisnya di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur. Memang, saat ini kondisi korban sudah stabil, tapi kami tetap akan memeriksakan korban untuk memastikan kondisi psikisnya, terang Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, Selasa (4/4).

Baca: Wakil Dekan FKG Unair Tersangka Kasus Pencabulan

Baca juga: Animo ke FIKKIA Tinggi, Unair Perkuat Pendidikan Dokter Spesialis di Banyuwangi

Tak hanya korban, penyidik juga akan memeriksakan kondisi kejiwaan tersangka, IKS (48) yang diketahui sebagai Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Ini kami lakukan untuk melengkapi berkas penyidikan, karena kami juga ingin mengetahui apakah tersangka mengalami kelainan seksual, jelasnya.

Baca juga: Marak Pencabulan di Pesantren, Gernas Ayo Mondok Buka Hotline 24 Jam Aduan Santri!

Tersangka, kata Shinto, sudah memiliki istri dan dua orang anak. Namun kenyataannya masih melakukan tindakan pencabulan terhadap seorang anak di bawah umur. Korban seorang laki-laki yang tercatat sebagai seorang pelajar, ungkapnya.

Tags :

Berita Terbaru

Berita Populer