Trauma, Polisi Akan Bawa Korban Pencabulan ke Psikolog
Ilustrasi (Ist)
SURABAYA, Barometerjatim.com Usai menjadi korban pelecehan seksual, JS (16), pelajar di salah satu sekolah swasta di Surabaya mengalami trauma. Polisi berencana membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan psikologinya.
Baca juga: Surabaya Isoplus Marathon Bawa Dampak Nyata, Dongkrak PDRB Rp 41 Miliar!
Kami akan membawa korban untuk menjalani pemeriksaan psikologisnya di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur. Memang, saat ini kondisi korban sudah stabil, tapi kami tetap akan memeriksakan korban untuk memastikan kondisi psikisnya, terang Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, Selasa (4/4).
Baca: Wakil Dekan FKG Unair Tersangka Kasus Pencabulan
Baca juga: Airlangga Pribadi Tutup Usia, Gus Hans: Jatim Kembali Kehilangan Sosok Kritis!
Tak hanya korban, penyidik juga akan memeriksakan kondisi kejiwaan tersangka, IKS (48) yang diketahui sebagai Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Ini kami lakukan untuk melengkapi berkas penyidikan, karena kami juga ingin mengetahui apakah tersangka mengalami kelainan seksual, jelasnya.
Baca juga: Unair Percepat Bangun Gedung FIKKIA, Ipuk Titip Angkat Arsitektur Banyuwangi!
Tersangka, kata Shinto, sudah memiliki istri dan dua orang anak. Namun kenyataannya masih melakukan tindakan pencabulan terhadap seorang anak di bawah umur. Korban seorang laki-laki yang tercatat sebagai seorang pelajar, ungkapnya.