Sambut Ramadhan, HISNU se-Indonesia Serentak Gelar “Santri Indonesia Nyekar”

Reporter : Abdillah HR  |   Rabu, 22 Mar 2023 21:41 WIB
TRADISI NYEKAR: Gus Yusub (dua kiri) dan pengurus HISNU ziarah ke KH Bisri Syansuri. | Foto: Barometerjatim.com/IST

SURABAYA, Barometer Jatim – Menyambut Ramadhan 1444 Hijriyah, relawan Ganjar Prabowo yang tergabung dalam Himpunan Santri Nusantara (HISNU) secara serentak menggelar ziarah bertajuk “Santri Indonesia Nyekar”.

“Lewat Santri Indonesia Nyekar, kita melakukan ziarah kepada para pendiri maupun mereka yang berjasa terhadap Nahdlatul Ulama (NU). Kita ziarah KH Abbas Buntet Cirebon, KH Ilyas Rukiyat, KH Sholeh Darat, pokoknya mulai dari pendiri hingga pejuang NU, termasuk mantan Ketua Umum PBNU,” terang Koordinator Nasional HISNU, Gus Yusub Hidayat di Surabaya, Rabu (22/3/2023).

Baca juga: VIDEO: Kalangan Pesantren Bersuara: Pilih Ketum PBNU yang Tak Terlibat Konflik!

Khusus pengurus HISNU pusat melakukan ziarah ke makam KH Ridwan Abdullah. Kemudian dari Surabaya meluncur ke Jombang, menziarahi makam KH Wahab Chasbullah, lanjut ke KH Bisri Syansuri, dan Tebuireng.

“Tapi sebelum ke Tebuireng kita ada acara penutupan rangkain kegiatan sebelum Ramadhan, kita tutup di Jombang dengan shalawatan dan seterusnya,” jelasnya.

Kegiatan ini, lanjut Gus Yusub, sekaligus menapaktilasi perjuangan para pendahulu yang berjasa besar bagi bangsa dan negara, khususnya NU.

“Kita jangan sampai melupakan sejarah panjang yang dilakukan pendahulu. Apalagi para pejuang NU, bayak tatangan dan rintangan setelah mengusir penjajah. Kita ingat di Cipanas, bagaimana Darul Islam mencoba mengganggu NU, ini kita ingatkan,” kata Gus Yusub.

Baca juga: Kandidat Ketum PBNU Bermunculan, Gus Hans: Cari yang Bersih dari Konflik!

“Nah, Perjuangan beliau-beliau ini menjadi inspirasi kita untuk memperjuangkan Pak Ganjar Pranowo maju Capres 2024. Tapi yang terpenting yakni dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” imbuhnya.

Sedangkan untuk kegiatan selama Ramadhan, jelas Gus Yusub, HISNU akan melakukan “Cavassing Ramadhan” yang diwujudkan di antaranya lewat pasar murah, bazar UMKM, dan kreasi santri.

“Tapi tetap kegiatan ini di lingkungan pesantren dan menyapa masyarakat dengan pasar murah. Kita siapkan di setiap provinsi tidak lebih dari 10 ribu paket untuk membantu masyarakat di lingkungan terdekat pesantren,” ucapnya.{*}

Baca juga: Nekat Buka saat Ramadan, Pemkot Surabaya Segel Tempat Biliar dan Panti Pijat!

» Baca berita Pilpres 2024. Baca tulisan terukur Abdillah HR


Berita Terbaru

Berita Populer