EVAKUASI: Proses evakuasi santri Temboro asal Malaysia. 29 santri batal pulang karena rapid test positif. | Foto: ISTSURABAYA, Barometerjatim.com 29 santri
Indeks Berita
164 WNA Malaysia di Temboro Dievakuasi, Begini Prosesnya
IMBAS CORONA: 164 santri Ponpes Al Fatah Temboro asal Malaysia hari ini dievakuasi. | Foto: Barometerjatim.com/DOKSURABAYA, Barometerjatim.com 16 santri --
Soroti Data Corona di Surabaya, Gus Hans: Jangan Pokak
SOROTI DATA: Gus Hans soroti data pasien sembuh Corona di Surabaya yang capai ribuan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HSSURABAYA, Barometerjatim.com Data
Bertahan dari Corona, Kedai Ketan Punel Jualan via Online
BERTAHAN DARI CORONA: Rini Kusuma, melayani pesanan ketan punel via online. | Foto: Barometerjatim.com/IST Pandemi Corona membuat semua lini kehidupan
Lawan Corona Forkas Jatim Kucurkan Bantuan Tahap Kedua
BANTU LAWAN CORONA: Forkas Jatim serakan bantuan sembako dan APD ke Polresta Sidoarjo. | Foto: Barometerjatim.com/ISTSIDOARJO, Barometerjatim.com Para
Gus Hans: Pendataan di Zona Hijau Covid-19 Layak Disoal
TUNGGU GILIRAN MERAH: Sumenep masuk zona merah Corona, tinggal Sampang satu-satunya zona hijau. | Foto: ISTSURABAYA, Barometerjatim.com Lewat video
Surabaya Klaim Pasien Sembuh Corona 1.380, Jatim: Cuma 70
BEDA DATA: Joni Wahyuhadi, pasien sembuh Covid-19 di Surabaya tak sampai ribuan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HSSURABAYA, Barometerjatim.com Klaim jumlah
Malaysia Evakuasi 164 Warganya yang Nyantri di Temboro
IMBAS CORONA: Santri Temboro asal Malaysia bakal dievakuasi Senin lusa. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS/DOKSURABAYA, Barometerjatim.com Menyambut keinginan
4 Warganya Terjangkit Corona, Sumenep Tak Lagi Zona Hijau
SUMENEP MERAH: Dokter Kohar update sebaran Corona di Jatim. Sumenep masuk zona merah. | Foto: Barometerjatim.com/ISTSURABAYA, Barometerjatim.com Seolah
Hari Pertama Ramadhan, AHY Lepas Ribuan Paket Sembako
SEMBAKO: AHY lepas ribuan paket sembako dalam bakti sosial Yayasan MT Ani Yudhoyono. | Foto: Barometerjatim.com/ISTJAKARTA, Barometerjatim.com Di hari pertama