Anggota DPRD Jatim ini dinilai tak tersentuh dalam kasus korupsi hibah PJUTS. Punya harta kekayaan Rp 22,2 miliar, utang Rp 10,5 miliar.
Hukum
Kasus CSR BUMD Jatim PT PJU Menggantung, KCB Ultimatum Lapor ke Kejagung!
Kasus dugaan korupsi CSR BUMD Jatim PT PJU yang menyeret komisaris utama menggantung. KCB ultimatum laporkan ke Kejagung.
KCB Tuntut Kasus PJUTS Dibuka Lagi, Usung Poster Tangkap dan Kurung Husnul Aqib!
KCB demo di Kejati Jatim tuntut kasus korupsi hibah PJUTS Lamongan dibuka lagi. Usung poster tangkap dan kurung Husnul Aqib.
KPK Ungkap Tarif Geser Plafon Hibah 15-20%, Apa Iya Hanya Sadad dan Mahhud yang Bermain?
Selain suap ijon, KPK mengungkap ada pergeseran plafon hibah pokir DPRD Jatim bertarif 15-20%. Apa iya hanya Anwar Sadad dan Mahhud yang bermain?
Kasus Hibah Klaster Kusnadi Belum Tuntas, 1 Tersangka Tak Kunjung Diseret ke Pengadilan!
Kasus korupsi dana hibah pokir DPRD Jatim klaster Kusnadi belum tuntas. Hingga kini masih ada satu tersangka yang tak kunjung diseret ke pengadilan.
4 dari 10 Penyuap Sudah Ditahan, Jaka Jatim Desak KPK Jemput Paksa Anwar Sadad!
4 dari 10 penyuap sudah ditahan. Jaka Jatim desak KPK jemput paksa dan tahan tersangka penerima ijon hibah pokir DPRD Jatim Anwar Sadad.
Tersangka Korupsi Hibah Anwar Sadad Belum Ditahan, KPK Kejar Kesaksian Anaknya!
Tersangka korupsi hibah pokir DPRD Jatim Anwar Sadad hingga kini tak kunjung ditahan. KPK kejar kesaksian anaknya, Muhammad Haykal Ismail Sadad.
Dipanggil KPK dalam Kasus Dana Hibah, Anwar Sadad dan Anaknya Kompak Mangkir!
Dipanggil KPK dalam kasus korupsi dana hibah pokir DPRD Jatim, Anwar Sadad dan anaknya, Muhammad Haykal Ismail Sadad kompak mangkir.
Tunggak Setoran Parkir Rp 14,8 M PT ISS Tak Kunjung Dieksekusi, PN Tunggu Dishub!
Menunggak setoran parkir Sidoarjo hingga Rp 14,8 miliar PT ISS tak kunjung dieksekusi. Pengadilan Negeri tegaskan masih menunggu Dinas Perhubungan.
Divonis 10 Tahun dalam Korupsi Dindik Jatim, Eks Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono Melawan!
Divonis 10 tahun penjara dalam perkara korupsi pengadaan sarana dan prasarana, eks pejabat Dindik Jatim Hudiyono melawan.