850 PNS Tuban Ikuti Pro-ASN, Lindra: Penempatan Harus Sesuai Kemampuan!
TUBAN | Barometerjatim.com – 850 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tuban mengikuti Profiling ASN (Pro-ASN) Gelombang 2 di Gedung Assessment and Development Center BKPSDM, 5–9 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pemetaan potensi dan kompetensi ASN, untuk mendukung penerapan sistem merit dan manajemen talenta.
Dalam pelaksanaan kali ini, Pemkab Tuban bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Peserta terdiri atas guru, kepala sekolah, pengawas, tenaga kesehatan, serta pejabat struktural dan fungsional.
Hasil profiling nantinya menjadi bahan untuk melihat potensi masing-masing ASN, termasuk kemampuan yang belum terlihat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Pemetaan itu juga dapat digunakan untuk menentukan pengembangan dan penempatan ASN sesuai talenta yang dimiliki.
“Pro-ASN ini kami lakukan untuk melihat potensi dan kompetensi masing-masing ASN,” kata Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, Selasa (6/10/2026).
“Jadi, kami ingin penempatan ASN ke depan benar-benar berdasarkan talenta dan kemampuan, bukan karena suka atau tidak suka pimpinan,” sambungnya.
Karena itu, dia minta peserta mengikuti profiling ini dengan santai dan menjawab sesuai kondisi yang sebenarnya.
Hasil profiling, tandas bupati yang akrab disapa Lindra tersebut, tidak hanya melihat kemampuan yang sudah dimiliki ASN, tetapi juga potensi lain yang selama ini belum muncul.
Karena itu, hasil asesmen dapat menjadi dasar untuk mengembangkan kemampuan ASN sesuai bidang yang paling tepat.
“Dari hasil profiling ini, kami ingin melihat siapa yang punya potensi di bidang tertentu, termasuk yang selama ini mungkin belum terlihat,” ucap Lindra.
“Hasilnya bisa menjadi bahan untuk pengembangan dan penempatan ASN sesuai potensinya, sekaligus mendukung manajemen talenta di Pemkab Tuban,” imbuhnya.
Pelaksanaan Pro-ASN Gelombang 2 dibagi dalam dua sesi setiap hari. Sesi pagi berlangsung pukul 08.00-11.00 WIB, sedangkan sesi siang pukul 13.00-16.00 WIB. Selain 850 peserta utama, disiapkan 10 peserta cadangan.
Dengan pemetaan tersebut, Pemkab Tuban memiliki gambaran yang lebih lengkap mengenai potensi ASN dari berbagai kelompok jabatan dan profesi.
“Hasilnya, menjadi salah satu bahan dalam penerapan sistem merit dan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Tuban,” ucap Lindra.{*}
| Baca berita Pemkab Tuban. Baca tulisan terukur Hamim Anwar | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur