Hadiri PTIJK 2025, Senator Nawardi Dukung Sektor Jasa Keuangan Lebih Inklusif!

Reporter : Roy Hasibuan  |   Selasa, 11 Feb 2025 20:11 WIB
PTIJK 2025: Ahmad Nawardi (berkopyah) menghadiri PTIJK 2025 yang diselenggarakan OJK. | Foto: Barometerjatim.com/IST

JAKARTA | Barometer Jatim – Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Ahmad Nawardi menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2025 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2025).

Dalam pertemuan yang mengusung tema Penguatan Sektor Jasa Keuangan yang Stabil dan Inklusif untuk Mendukung Program Prioritas Nasional, Nawardi menegaskan pentingnya sinergi antara regulator, industri jasa keuangan, dan pemerintah dalam menciptakan sistem keuangan yang lebih stabil dan inklusif.

Baca juga: Dapur MBG Terima Rp 500 Juta per 12 Hari, Nawardi Sambut Positif Terobosan BGN!

Sebagai bagian dari Komite IV yang membidangi sektor keuangan dan perbankan, Nawardi dalam keterangannya menyampaikan bahwa DPD RI berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan yang memperkuat sektor jasa keuangan agar lebih inklusif dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya di daerah.

Dia juga mengapresiasi upaya OJK dalam menyelenggarakan pertemuan tahunan ini sebagai forum strategis, untuk mempertemukan para pemangku kepentingan guna merumuskan kebijakan yang lebih progresif dan berpihak kepada masyarakat luas.

"Kami mengapresiasi langkah OJK dalam mendorong stabilitas dan inklusivitas sektor jasa keuangan. Dengan regulasi yang tepat dan kolaborasi antara pemerintah, industri, serta masyarakat, kita dapat memastikan bahwa sektor keuangan tidak hanya berkembang secara makro, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah," ujarnya.

Baca juga: BGN Alirkan Rp 240 T ke Daerah Tanpa Perantara, Nawardi: Langkah Revolusioner!

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah, industri keuangan, akademisi, dan pelaku usaha, yang bersama-sama membahas strategi dan tantangan sektor jasa keuangan di tahun 2025.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret untuk memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.{*}

Baca juga: Khofifah Ajukan Suntikan Modal PT Jamkrida Rp 300 M, Fraksi PKB Ancam Menolak!

| Baca berita DPD RI. Baca tulisan terukur Roy Hasibuan | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer