Harlah ke-92 Ansor, 1.500 Kader se-Lamongan Tumplek Blek di Sendang Duwur
LAMONGAN | Barometerjatim.com – Sekitar 1.500 kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor se-Kabupaten Lamongan tumplek blek memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-92 yang dikemas lewat Apel dan Pendidikan Kader Lanjutan (PKL) di Desa Sendang Duwur, Kecamatan Paciran, Jumat (24/4/2026).
Ketua PC GP Ansor Lamongan, M Mukhlisin, mengatakan peringatan Harlah kali ini sekaligus menjadi momentum syukur atas capaian organisasi di tingkat Jawa Timur.
Pada Maret lalu, GP Ansor Lamongan dinobatkan sebagai juara 1 cabang dengan kategori pegaderan termasif dan jumlah kader terbanyak, serta pengisian database anggota terbaik se-Jawa Timur.
“Ini bentuk rasa syukur kami. Kehadiran kader hari ini mencapai kurang lebih 1.500 orang, terdiri dari Banser, peserta PKL, Ansor, MDS Rijalul Ansor, hingga jajaran pimpinan cabang dan ranting,” ujarnya.
Terkait pemilihan lokasi di Sendang Duwur, tandas Mukhlisin, bukan tanpa alasan. Selain dikenal sebagai kawasan religius yang terdapat makam Sunan Sendang, di lokasi ini juga menjadi simbol penyambung sanad keilmuan dengan para masyayikh Nahdlatul Ulama, termasuk KH Wahab Chasbullah sebagai pendiri GP Ansor.
“Di sini kita menyambung sanad dengan para ulama dan guru-guru kita. Harapannya, seluruh kader tetap istiqomah dalam khidmat kepada Nahdlatul Ulama dan bangsa,” katanya.
Selain itu, kawasan Sendang Duwur juga dinilai memiliki potensi ekonomi kerakyatan yang berkembang, seperti desa wisata, sentra batik, kerajinan emas, hingga pengelolaan bank sampah.
Ajak Terus Sinergi
Sementara itu Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara yang hadir mengajak GP Ansor untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan menjaga keutuhan NKRI.
“Dengan tema Satu Barisan Menuju Indonesia Maju, kami berharap GP Ansor dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat nilai kebangsaan dan mendukung program pembangunan daerah,” ujarnya.
Dirham memaparkan sejumlah program unggulan Pemkab Lamongan yang dapat disinergikan dengan kader Ansor, di antaranya Koperasi Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penguatan swasembada pangan.
Menurutnya, hingga saat ini lebih dari 200 koperasi telah terbentuk di tingkat desa dan kelurahan. Sementara program MBG telah menjangkau lebih dari 200 ribu penerima manfaat di berbagai kecamatan.
“Lamongan juga berhasil mempertahankan status sebagai lumbung pangan nasional peringkat kelima dan nomor satu di Jawa Timur. Ini perlu didukung bersama, termasuk oleh kader Ansor di tingkat desa,” katanya.
Dirham juga mendorong kader Ansor untuk aktif dalam pengelolaan koperasi serta memanfaatkan peluang ekonomi, termasuk keterlibatan UMKM dalam program penyediaan makanan bergizi.
Menurutnya, kegiatan Harlah ke-92 GP Ansor ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi kader, tetapi juga penguatan peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis keagamaan, kebangsaan, dan ekonomi kerakyatan.
Sedangkan Ketua PW GP Ansor Jatim, Musaffa Safril menegaskan GP Ansor di akar rumput makin menguat, termasuk dalam mendukung program-program pemerintah.
“Nanti bisa memperkuat Asta Cita ke-6 (Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan) dan kami sering menyampaikan itu,” katanya.{*}
| Baca berita Ansor. Baca tulisan terukur Hamim Anwar | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur