Khofifah Tegur ASN Tak Netral, Termasuk Kepala Dindik Jatim

barometerjatim.com  |   Kamis, 22 Okt 2020 15:27 WIB

NETRALITAS ASN: Wahid Wahyudi, diduga Bawaslu lakukan pelanggaran kempanye di Pilbup Lamongan. | Foto: Barometerjatim.com/ROY HS

SURABAYA, Barometerjatim.com Bisa jadi, keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jatim di Pilkada serentak 2020 bukan isapan jempol. Ini setelah Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengakui telah melayangkan surat peringatan hingga teguran.

Baca juga: Demo Korupsi Hibah Jatim: Kalau KPK Tidak Tebang Pilih, Adili Khofifah!

"Surat sudah, teguran sudah, wes mari rek," ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (22/10/2020).

Netralitas ASN di Pilkada menjadi sorotan, terlebih setelah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim melayangkan surat ke Khofifah yang menduga Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Wahid Wahyudi melakukan kampanye untuk mendukung isrinya di Pilbup Lamongan.

Namun Khofifah enggan menyebut secara detail siapa ASN Pemprov yang mendapat surat maupun teguran, apakah termasuk Wahid atau tidak. "Ada (teguran).. ada," katanya sambil berlalu mengakhiri wawancara.

Baca juga: Kusnadi Meninggal Sebelum Diadili, JPU KPK Akan Buka BAP-nya di Persidangan!

Seperti diberitakan, Bawaslu Jatim sedang melakukan investigasi dugaan keterlibatan Wahid di Pilbup Lamongan. Istri Wahid, Astiti Suwarni maju sebagai calon wakil bupati dari jalur independen berpasangan dengan calon bupati Suhandoyo.

Anggota Divisi Pengawasan Bawaslu Jatim Aang Kunaifi mengatakan, dugaan sementara Wahid melakukan mobilisasi kepala sekolah dan masuk ke sekolah-sekolah jenjang SMA/SMK di Lamongan untuk melakukan aktivitas yang dapat dikategorikan kampanye.

Karena itu, Bawaslu sudah melakukan investigasi sekaligus bersurat ke Gubernur Khofifah untuk mengonfirmasi apakah yang bersangkutan sedang melaksanakan tugas atau cuti, tutur Aang.

Baca juga: PMII Kencang Demo Dugaan Korupsi PT DABN: Kadishub Jatim Jangan Cuci Tangan!

Sesuai ketentuan Komisi ASN, apabila ada ASN yang memiliki pasangan hidup mencalonkan diri maka ketentuannya harus cuti. Itu yang kita konfirmasi karena yang di Lamongan adalah istri kepala Dindik Jatim, ujarnya.

ยป Baca Berita Terkait Pilbup Lamongan


Berita Terbaru

Berita Populer