Kapal MV Khatulistiwa 8 Tabrak Tongkang di Perairan Tuban, 1 ABK Hilang!
TUBAN | Barometerjatim.com – Tragedi laut terjadi di utara perairan Kabupaten Tuban, Rabu (7/10/2026). Kapal MV Khatulistiwa 8 mengalami kebocoran dan tenggelam usai menabrak kapal tongkang.
17 orang Anak Buah Kapal (ABK) kapal bermuatan 1.850 ton Semen Gresik Pollysling Bags tersebut berhasil diselamatkan, namun 1 dilaporkan hilang.
"Untuk satu ABK yang belum ditemukan masih dilakukan pencarian," kata Kasihumas Polresta Tuban, Iptu Muhammad Iksan, Kamis (8/10/2026).
Iksan menuturkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di sekitar perairan utara Tuban dengan koordinat 06°33'460" LS dan 112°59'291" BT.
Saat itu, Kapal MV Khatulistiwa 8 yang bermuatan semen bertolak dari dermaga Terminal Khusus (Tersus) PT Semen Indonesia Grup (SIG) Tuban menuju Sampit, Kalimantan Tengah.
“Sekitar pukul 21.37 WIB, pihak agen pelayaran menerima informasi dari kepala kamar mesin yang melaporkan kondisi kapal mengalami tabrakan dengan kapal tongkang hingga menyebabkan kebocoran,” kata Iksan.
Informasi tersebut, kemudian diteruskan melalui VTS Surabaya dan siaran radio Marine Channel 16 dengan posisi kapal di sekitar perairan utara 9 mil dari pelabuhan khusus PT SIG Tuban.
Selanjutnya, sekitar pukul 22.45 WIB Syahbandar memerintahkan kapal TB (Tug Boat) Amazon dan TB (Tug Boat) Multi membantu proses evakuasi.
“Sebanyak 17 orang ABK, terdiri dari 15 pria dan 2 perempuan, berhasil diselamatkan dan dievakuasi menggunakan TB Amazon menuju Pelabuhan Khusus PT SIG Tuban,” ucapnya.
Namun satu ABK, Mayan Petter Saba yang menjabat sebagai Mualim I Kapal MV Khatulistiwa 8 belum ditemukan.
Hingga kini, petugas dan Tim SAR masih melakukan pencarian serta penanganan insiden lebih lanjut.{*}
| Baca berita Tuban. Baca tulisan terukur Hamim Anwar | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur