Prof Masdar Hilmy: Revolusi Industri 4.0 seperti Tsunami

-
Prof Masdar Hilmy: Revolusi Industri 4.0 seperti Tsunami
WISUDA STAI Al Fithrah: Wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Fithrah Surabaya di Auditorium STAI Al Fithrah, Sabtu (27/10). | Foto: Barometerjatim.com/ENEF MADURY SURABAYA, Barometerjatim.com Koordinator Kopertais IV Surabaya yang juga Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Profesor Masdar Hilmy mengingatkan dunia pendidikan Islam agar siap menghadapi Revolusi Industri 4.0. "Revolusi kali ini seperti tsunami, kalau tidak siap kita akan tergilas, katanya saat memberi orasi ilmiah pada wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Fithrah Surabaya di Auditorium STAI Al Fithrah, Sabtu (27/10). Kesiapan pendidikan Islam, kata Masdar, bisa ditempuh dengan dua langkah. Yakni merevolusi metodologi pembelajaran, serta mengubah konten atau isi pendidikan. Baca: Sambut Industri 4.0, Khadijah Perkuat Kurikulum Internasional Secara metodologi, lanjutnya, saat ini sudah saatnya pendidikan Islam memanfaatkan perkembangan IT yang ada dengan melakukan e-learning. "Memanfaatkan aplikasi-aplikasi yang bisa digunakan untuk pembelajaran," katanya. Sedangkan secara konten, yakni merevolusi konten pendidikan agar tidak dihadirkan secara konvensional tapi juga adabtable terhadap perkembangan isu-isu kekinian dengan berpijak pada tradisi Islam yang baik. Al Fithrah menurut saya punya kemampuan untuk hal tersebut. Dengan melihat bagaimana Al Fithrah mengembangkan sistem pendidikan Islamnya, saya yakin kita akan dapat memberi warna secara positif dalam dimensi revolusi industri 4.0 ini, paparnya. Baca: Khofifah: Unair Penuhi Kualifikasi Jadi Lokomotif Industri 4.0 Sementara Ketua STAI Al Fithrah Surabaya, drg Jusuf Syamsudin berpesan agar para wisudawan-wisudawati tidak berpuas diri dalam mengembangkan diri. Kelak, dimanapun kalian, punyalah jiwa untuk mengembangkan diri dan semangat mencari ilmu, pesannya. Dihadiri Berbagai Kalangan DIHADIRI HABAIB: Para habaib menghadiri wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Fithrah Surabaya, Sabtu (27/10). | Foto: Barometerjatim.com/ENEF MADURYDIHADIRI HABAIB: Para habaib menghadiri wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Fithrah Surabaya, Sabtu (27/10). | Foto: Barometerjatim.com/ENEF MADURY DIHADIRI HABAIB: Para habaib menghadiri wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Fithrah Surabaya, Sabtu (27/10). | Foto: Barometerjatim.com/ENEF MADURY Selain Prof Masdar, wisuda ke-7 Strata 1 (S1) STAI Al Fithrah ini juga dihadiri kalangan kampus rekanan, sekolah rekanan, para habaib, pengurus PWNU Jatim, Jamaah Al Khidmah, serta para tokoh pendidikan di Jatim. Sedangkan mereka yang diwisuda sebanyak 59 wisudawan terdiri dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Program Studi Ilmu al Quran dan Tafsir (IQT) dan Program Studi Akhlak dan Tasawuf (AT). Baca: Sambut Industri 4.0, Khofifah: Jatim Punya 2 Modal Besar Wisudawan terbaik diraih Siti Masruroh dari Prodi IAT (3.41), Musarofah dari Prodi AT (3.53), serta Arini Uswatul Hasana dari Prodi MPI (3.47). Sekadar tahu, STAI Al Fithrah didirikan almarhum KH Ahmad Asrori al Ishaqi bersama para tokoh pendidikan Islam di Jatim, di antaranya Prof Abdul Haris, Prof Damanhuri, serta Dr Abdul Kadir Riyadi.
Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.