SURABAYA, Barometer Jatim - Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad turut bersuara soal sejumlah pihak yang mereaksi keras pengibaran bendera LGBT
PBNU
Bendum PBNU Dipanggil Terkait Kasus Suap Izin Tambang, Gus Hans: Kasihan Gus Yahya!
SURABAYA, Barometer Jatim - Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU), Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans turut bicara soal santernya pemberitaan terkait Bendahara Umum
Dugaan Suap Izin Tambang, PWNU Jatim Harap Bendum PBNU Penuhi Panggilan sebagai Saksi
SURABAYA, Barometerjatim.com - Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Abdussalam Sokhib berharap Bendahara Umum (Bendum) PBNU, Mardani H
Beri Tausiyah di Harlah PPP, Ketum PBNU Gus Yahya Blak-blakan Ngaku Kader PKB
NGAKU KADER PKB: Ketum PBNU, Gus Yahya mengaku dirinya kader PKB di Harlah PPP. | Foto: ISTMALANG, Barometerjatim.com Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul
Harlah PPP, Kok Ketum Suharso Monoarfa Tak Pakai Baju Kebesaran Partai Kabah?
MALANG, Barometerjatim.com - Busana yang dipakai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suharso Monoarfa saat menghadiri Harlah ke-49 Partai Kabah di
Sekjen PBNU Singgung Etika PWNU Jatim, Gus Luqman Tremas: Masyaallah, Hati-hati Ada Kiai Sepuh!
SURABAYA, Barometerjatim.com - Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tremas Pacitan, KH Luqman Haris Dimyathi angkat suara soal pernyataan Sekjen Pengurus Besar
Sekjen PBNU: Mobilisasi PWNU Jatim Tolak Transisi dan Moratorium Tak Layak dari Sisi Etika!
SURABAYA, Barometerjatim.com - Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyayangkan langkah PWNU Jatim yang memobilisasi PCNU
Gus Yahya Sebut Tak Cuma PKB yang Boleh Ngurus NU, Gerindra Jatim: Barrier Dibuka, 1000 Kita Sepakat!
SURABAYA, Barometer Jatim - Tegas! Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya menyatakan bukan hanya PKB yang
Gus Luqman Tremas Dukung Kiai Miftach Mundur dari Ketum MUI: Jaga Marwah Beliau!
PACITAN, Barometerjatim.com - Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tremas Pacitan, KH Luqman Haris Dimyathi mendukung keputusan KH Miftachul Akhyar yang m