SURABAYA | Barometer Jatim – Duet Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, Rabu (28/8/2024) hari ini bakal mendaftar sebagai calon gubernur dan calon w
PDIP Jatim
PDIP dan PKB Komunikasi ke KPU Jatim Jelang Pendaftaran, Khofifah Bisa Dapat 2 Lawan di Pilgub!
SURABAYA | Barometer Jatim – KPU Jawa Timur membuka pendaftaran bagi pasangan calon di Pilgub mulai 27 hingga 29 Agustus 2024. Siapa berani melawan Khofifah In
Berkah Putusan MK, Pakar Nilai PDIP Semangat Usung Kader Lawan Khofifah di Pilgub Jatim!
SURABAYA | Barometer Jatim – Pakar Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam menilai, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait UU Pi
Temui PDIP Jatim, 7 Parpol Non-Parlemen Siap Bergabung Lawan Khofifah!
SURABAYA | Barometer Jatim – Jelang pendaftaran Pilkada, tujuh pimpinan partai non-parlemen di Jatim mengunjungi kantor DPD PDIP Jatim di Jalan Kendangsari I
PKB Tak Buru-buru Usung Penantang Khofifah di Pilgub Jatim, Gus Halim: Waktunya Masih Cukup!
SURABAYA | Barometer Jatim – Bermodal 27 kursi di DPRD Jatim hasil Pileg 2024, PKB menjadi satu-satunya Parpol yang bisa mengusung calon penantang Khofifah I
Serius Lawan Khofifah di Pilgub Jatim, PDIP Siapkan 2 Menteri!
SURABAYA | Barometer Jatim – PDIP terus menyiapkan kadernya di Pilgub Jatim 2024. Bahkan sudah mengerucut pada dua nama yang saat ini menduduki kursi menteri d
Eri Cahyadi-Armuji Dapat Rekom PDIP, Kader Banteng Incar Menang Tebal di Pilkada Surabaya!
SURABAYA | Barometer Jatim – PDIP Surabaya menyambut dengan rasa syukur, atas turunnya rekomendasi partai berlambang banteng moncong putih kepada Eri C
Besok PDIP Turunkan Rekom ke Eri-Armuji, Banteng Surabaya All Out Menangkan Petahana!
SURABAYA | Barometer Jatim – DPP PDIP kembali mengusung duet petahana, Eri Cahyadi-Armuji di Pilwali Surabaya. Penyerahan surat rekomendasi akan dilakukan di k
14 Anggota DPRD Jatim Potensi Dipanggil KPK Lagi dalam Babak Baru Korupsi Hibah, Nih Hartanya!
SURABAYA | Barometer Jatim – 14 anggota DPRD Jatim yang menjadi saksi dalam persidangan Sahat Tua Simanjuntak, berpotensi dipanggil Komisi Pemberantasan K