PWI-Pemkab Lamongan Gelar Kontes Lele, Juara Berbobot 10,2 Kg Laku Rp 25 Juta!
LAMONGAN | Barometer Jatim – Mengangkat potensi ekonomi sektor perikanan daerah dalam rangkaian Ramadan Meriah (Rame), Pemkab Lamongan bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat menggelar Kontes Lele Lamongan dan Festival Pecel Lele.
“Kegiatan ini tidak hanya memeriahkan Ramadan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi perikanan Lamongan kepada masyarakat luas,” kata Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Minggu (8/3/2026).
Baca juga: Diduga Serangan Jantung, Wartawan Lamongan Meninggal di Dalam Masjid
Menurutnya, Lamongan selama ini dikenal memiliki potensi perikanan cukup besar, termasuk budidaya lele yang banyak dikembangkan masyarakat.
Dia berharap, kegiatan tersebut dapat mendorong para pembudidaya meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperluas pasar hasil perikanan.
Sementara itu Ketua PWI Lamongan, Kadam Mustoko mengatakan kontes lele yang menjadi salah satu agenda penutup Rame digelar sebagai upaya mengangkat potensi ekonomi lokal di sektor perikanan.
“Kontes lele ini menjadi ruang untuk menampilkan potensi budidaya lele di Lamongan, sekaligus mendorong nilai ekonomi bagi para peternak,” katanya.
Baca juga: Lamongan Bangga! Sego Boran Jadi Warisan Budaya Takbenda
Kadam menjelaskan, kontes diikuti lebih dari 35 peserta dari berbagai daerah, bahkan salah satu peserta berasal dari Bali. Penilaian dilakukan berdasarkan bobot ikan terberat.
Dalam kontes, juara I diraih Tony dari Desa Plosowahyu dengan lele seberat 10,2 kilogram. Juara II diraih Panji dari Desa Sukobendu, Kecamatan Sugio dengan berat 9,75 kilogram, sedangkan juara III diraih Ihsan dari Kecamatan Mantup dengan berat 7,5 kilogram.
Lele milik para juara kemudian dilelang, dengan pemenang lelang juara I keluarga Namira Kiki dan Albert senilai Rp 25 juta serta juara II dimenangkan Aditya Pradipta senilai Rp 20 juta. Hasil lelang disalurkan untuk santunan anak yatim.
Baca juga: Angka Kemiskinan di Lamongan Masih Tinggi, Pemkab Bakal Ubah Strategi!
Kontes Lele juga menjadi bagian dari rangkaian Rame yang diawali dengan lomba fashion wastra, dilanjutkan workshop packaging, lomba patrol Ramadhan, hingga festival pecel lele oleh organisasi perempuan di wilayah Lamongan.{*}
| Baca berita Lamongan. Baca tulisan terukur Hamim Anwar | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur