Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU, 9 Kiai AHWA Beri Catatan Penting!

Reporter : Retna Mahya  |   Senin, 31 Agu 2026 21:28 WIB
KETUM BARU: Gus Kikin (tengah) terpilih menjadi Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026-2031. | Foto: IST

JOMBANG | Barometerjatim.com – Nakhoda Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berganti. Pasca KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, kini beralih ke KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin lewat Muktamar ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Senin (31/8/2026).

Gus Kikin terpilih melalui mekanisme Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) setelah mendapat restu tertulis dari Rais Aam terpilih dan meraih suara tertinggi dari muktamirin, mengungguli empat calon lainnya.

Baca juga: Terpilih Lagi Jadi Rais Aam PBNU, AHWA Beri Catatan untuk KH Miftachul Akhyar!

"Anggota Ahlul Halil Wal Aqdi secara mufakat memutuskan untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin, menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2026-2031," kata KH Anwar Iskandar, salah seorang kiai anggota AHWA membacakan putusan pada sidang pleno.

Kiai Anwar menambahkan, ada catatan penting yang perlu dipahami bersama, bahwa lima calon ketua umum yang mengikuti penjaringan semuanya diberi restu Rais Aam PBNU terpilih.

Selain itu, pengurus yang dipilih dan ditetapkan AHWA akan menandatangani pakta integritas. “Sehingga akan berjalan dengan sebaik-baiknya dalam menakhodai NU ke depan,” ujarnya.

“Juga ada beberapa rekomendasi yang diusulkan oleh para AHWA, untuk menjadi pertimbangan penting bagi penyusunan kepengurusan yang akan datang oleh formatur yang akan kita bentuk,” imbuh Kiai Anwar.

Baca juga: Kaukus Intelektual NU: Kiai Afifuddin Layak dan Pantas Jadi Rais Aam PBNU!

Terpilihnya Gus Kikin didahului proses muktamirin menggelar pemilihan suara untuk menjaring lima besar calon Ketua Umum PBNU. Dari perolehan itu, dia meraih peringkat pertama dengan 472 suara.

Di bawah Gus Kikin, secara berurutan yakni KH Zulfa Mustofa (262 suara), KH Abdussalam Sochib (261 suara), KH Yahya Cholil Staquf (258 suara), dan KH Abdul Ghofar Rozin (155 suara). 

Kelima nama kemudian dilaporkan ke AHWA. Sembilan kiai anggota AHWA selanjutnya menggelar musyawarah secara tertutup, hasilnya memutuskan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU yang baru.

Baca juga: AMY Hadiri Muktamar ke-35 NU, PKS Sebut Jatim Punya Peran Strategis!

Sebelumnya, AHWA juga menetapkan KH Miftachul Akhyar kembali sebagai Rais Aam PBNU. Muktamar ke-35 NU ditutup Presiden Prabowo Subianto.{*}

| Baca berita Muktamar NU. Baca tulisan terukur Retna Mahya | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur


Berita Terbaru

Berita Populer