Tekan Pengangguran di Jatim, Disnakertrans Gelar Career Day Buka 680 Loker!

Reporter : -
Tekan Pengangguran di Jatim, Disnakertrans Gelar Career Day Buka 680 Loker!
CAREER DAY: Purwanti Utami, Career Day untuk dukung Pemprov Jatim turunkan pengangguran. | Foto: Barometerjatim.com/HADI

SIDOARJO | Barometerjatim.com – Menekan angka pengangguran, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim menggelar Career Day di Aula SMK Krian 1 Sidoarjo, Kamis (18/6/2026). 

"Kegiatan Career Day atau mini job fair dimaksudkan untuk mendukung Pemprov Jatim dalam menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)," kata Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Jatim, Purwanti Utami.

Pada Career Day kali ini, terangnya, sebanyak 20 perusahaan turut berpartisipasi dengan menyediakan 680 lowongan kerja (loker) untuk 139 jabatan yang berbeda. Dari jumlah tersebut, tersedia pula 190 loker khusus bagi penyandang disabilitas.

“Untuk disabilitas ada 190 lowongan kerja. Namun kami juga memastikan jenis disabilitas yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, seperti netra parsial, tuna rungu, dan lainnya. Jadi sejak awal sudah kami informasikan agar lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Meski tingkat penyerapan tenaga kerja cukup baik, lanjutnya, Disnakertrans Jatim masih menghadapi tantangan berupa ketidaksesuaian kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan atau mismatch tenaga kerja.

“Masih ada kendala mismatch, yaitu kompetensi pencari kerja yang belum sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Ini menjadi pekerjaan rumah yang terus kami upayakan solusinya,” katanya.

Terkait kondisi ketenagakerjaan, Purwanti menyebut TPT di Jatim pada Februari 2026 berada di angka 3,55%, lebih rendah dibandingkan banyak provinsi lain yang masih berada di atas 4%.

“Kalau angka pengangguran Jatim sebetulnya paling kecil dibandingkan provinsi lain. Per Februari hanya sekitar 3,55% atau sekitar 800 ribuan orang,” ujarnya.

Menilik data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, TPT pada Februari 2026 sebesar 3,55% atau turun 0,06% dibandingkan Februari 2025.

Secara jumlah, terdapat 892.640 orang yang masih menganggur atau turun 1.860 dari total angkatan kerja 25,14 juta orang. Hal ini berarti dari 100 orang angkatan kerja di Jatim terdapat 3 atau 4 pengangguran. 

Berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan angkatan kerja, TPT Februari 2026 mempunyai pola sedikit berbeda jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. 

Pada Februari 2026, TPT tamatan Universitas (S1/S2/S3) paling tinggi dibandingkan tamatan jenjang pendidikan lainnya, yakni 6,04% (sebelumnya 5,60%, Februari 2025).

Menyusul di bawahnya secara berurutan SMA 5,75% (sebelumnya 4,16%), SMK 5,75% (5,87%), SMP 3,75% (3,61%(, Diploma I/II/II 1,91% (5,41%), dan SD ke bawah (tidak/belum pernah sekolah/belum tamat SD/tamat SD) 1,32% (1,98%).

Purwanti menambahkan, tahun ini Pemprov Jatim menargetkan penyerapan tenaga kerja 350-375 ribu orang. Penyerapan tersebut tidak hanya melalui sektor formal, tetapi juga melalui kewirausahaan dan pekerjaan berbasis freelance.

“Bekerja sekarang tidak harus selalu di perusahaan. Ada yang berwirausaha, menjadi freelancer, dan itu juga bagian dari penyerapan tenaga kerja,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap generasi muda yang memilih jalur kerja kreatif dan digital, Disnakertrans Jatim juga menjalankan program Millennial Job Center (MJC) yang telah berjalan sejak 2019.

“Melalui MJC kami mendidik anak-anak muda yang memiliki minat di bidang digital bisnis dan tidak ingin bekerja di sektor formal. Sampai saat ini sudah sekitar 4.500 peserta yang tercetak melalui program tersebut,” ujarnya.{*}

| Baca berita Pengangguran. Baca tulisan terukur Syaikhul Hadi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.