SURABAYA | Barometer Jatim – Pakar Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam menilai, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait UU Pi
Author : Rofiq Kurdi
Temui PDIP Jatim, 7 Parpol Non-Parlemen Siap Bergabung Lawan Khofifah!
SURABAYA | Barometer Jatim – Jelang pendaftaran Pilkada, tujuh pimpinan partai non-parlemen di Jatim mengunjungi kantor DPD PDIP Jatim di Jalan Kendangsari I
Adhy Karyono Rotasi 15 Pejabat Pemprov Jatim, Mengejutkan! Kadis ESDM Nurkholis Di-Staf Ahli-kan
SURABAYA | Barometer Jatim – Di tengah suasana kantor Pemprov Jatim digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi dana hibah dan jelang Pi
15 Eselon II Pemprov Jatim Duduki Jabatan Baru, Lilik Pudjiastuti Tertajir Berharta Rp 25,8 M!
SURABAYA | Barometer Jatim – Gerbong Eselon II Pemprov Jatim berputar lagi. Kali ini Penjabat (Pj) Gubernur Jatim, Adhy Karyono melantik 15 Pejabat Pimpinan Ti
Pahami Regulasi Menangkan Eri-Armuji, PDIP Surabaya Gembleng Kader dengan Sekolah Hukum!
SURABAYA | Barometer Jatim – Tak sebatas mengusung. PDI Perjuangan Kota Surabaya juga memberikan pembekalan hukum terhadap kadernya dalam memenangkan Eri Ca
Gerindra Rekom Rusdi Maju Bupati Pasuruan, Gus Sadad: Gak Ada Alasan Mau Jadi Cawabup!
SURABAYA | Barometer Jatim – Partai Gerindra memberikan rekomendasi kadernya, Mochamad Rusdi Sutejo berduet dengan Shobih Asrori maju Pilbup Pasuruan.Ketua DPD
Direkom Gerindra Maju Lagi di Pilbup Banyuwangi, Ipuk Akan Jawab Kepercayaan Prabowo!
SURABAYA | Barometer Jatim – Ipuk Fiestiandani direkomendasi Partai Gerindra untuk kembali maju Bupati Banyuwangi berduet dengan Mujiono. SK rekomendasi d
Gerindra Rekom 6 Calon Kepala Daerah di Jatim, 2 Kader Sendiri!
SURABAYA | Barometer Jatim – Partai Gerindra kembali menurunkan rekomendasi untuk pasangan calon pada Pilkada serentak di Jatim. SK DPP diserahkan Ketua DPD P
Gus Sadad: Gerindra Juara di Lumajang, Indah Amperawati Ndak Boleh Jadi Wakil Lagi!
SURABAYA | Barometer Jatim – Pada Pilkada serentak 2020 di Jawa Timur Partai Gerindra tak terlalu digdaya, lantaran hanya menempatkan tiga kadernya sebagai w