SURABAYA | Barometer Jatim – Sejumlah pengembang perumahan yang tergabung Forum Lintas Asosiasi Real Estate Jawa Timur meminta solusi atas persoalan yang m
Author : Redaksi
Ratusan Purnawirawan TNI di Jatim Gabung PKS: Ini Partai Bukan Pencitraan!
SURABAYA | Barometer Jatim – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur menggelar konsolidasi dengan ratusan purnawirawan yang tergabung dalam Forum Komunikasi
Dicurhati Tenaga Pendidik Lamongan, Gus Sadad Berkaca-kaca: Prabowo Akan Beri Solusi Konkret!
LAMONGAN | Barometer Jatim – Ribuan tenaga pendidik Kabupaten Lamongan memberikan dukungan kepada Paslon 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres
Terima Dukungan dari Ribuan Pemuda Majapahit, Gus Sadad: Prabowo-Gibran Tak Omon-omon!
MOJOKERTO | Barometer Jatim – Ribuan generasi milenial Mojokerto Raya yang tergabung dalam Pemuda Majapahit menyatakan dukungannya kepada Prabowo-Gibran. D
Di Depan Pengurus Muhammadiyah Pasuruan, Ketua DPD RI Uraikan Sistem Bernegara Asli Indonesia
PASURUAN | Barometer Jatim – Meski hiruk pikuk Pemilu 2024 semakin semarak menjelang pencoblosan pada 14 Februari 2024, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Ma
Ribuan Pemuda Majapahit Ayunkan 2 Jari Dukung Prabowo-Gibran, Gus Sadad: Anak Muda Apatis Politik? Sorry Ye!
MOJOKERTO | Barometer Jatim – Anwar Sadad bergerak ke segala arah. Usai menyisir kalangan guru madin, pesantren, hingga kelompok nelayan, kali ini Ketua DPD P
Survei ARCI Caleg DPRD Jatim Dapil Jember-Lumajang: Tumbangkan Reno, Mahathir Berpeluang Lolos!
SURABAYA | Barometer Jatim – Survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei yang digelar pada 10-20 Januari 2024. Salah satunya m
Sukses Diperjuangkan Jadi PPPK, Guru di Jatim Terbitkan Buku Ulas Kiprah Ketua DPD RI
SURABAYA | Barometer Jatim – Ribuan guru yang tergabung dalam Guru Lulus Passing Grade (GLPG) P1 Jawa Timur sukses diperjuangkan Ketua DPD RI, AA LaNyalla M
Anwar Sadad Tak Canggung Kritik Pedas Pejabat Kemendagri di Forum RKPD Jatim, Lho Ada Apa Gus?
SURABAYA | Barometer Jatim – Mungkin tak banyak legislator di level provinsi berani mengkritik pejabat di tingkat kementerian. Salah satu yang beryali tersebut