Interupsi tajam dilontarkan Anggota Fraksi Partai Golkar, Hadi Setiawan terkait pembahasan P-APBD Jatim yang alot di komisi karena selalu mentah di TAPD.
Parlemen Jatim
Gerindra Curigai Rapat Konsultasi P-APBD Jatim 2025: Jangan Dibelok-belokkan!
Ketua Komisi D dari Fraksi Partai Gerindra, Abdul Halim melayangkan interupsi saat paripurna, menanyakan soal agenda rapat konsultasi setelah paripurna.
Dihujani Interupsi! Paripurna DPRD Jatim Bahas P-APBD 2025 Gagal Digelar
Ketegangan terjadi saat rapat paripurna DPRD Jatim, Senin (25/8/2025). Rapat terkait P-APBD Jatim 2025 akhirnya ditunda lantaran banjir interupsi.
Cermati! Ini 7 Strategi Khofifah Optimalkan Target PAD dalam P-APBD 2025
Khofifah menyiapkan tujuh strategi kebijakan dalam optimalisasi PAD pada P-APBD Jatim 2025 yang ditarget Rp 17,43 triliun. Apa saja?
Wabah Campak Meledak di Sumenep, Legislator PKB: Khofifah Lamban Lakukan Mitigasi!
Anggota DPRD Jatim Dapil Madura, Nur Faizin menyoroti kasus penyebaran campak di Kabupaten Sumenep. Dia menilai Gubernur Khofifah lamban melakukan mitigasi.
Efisiensi Anggaran Lanjut di 2026, Komisi C Desak Khofifah Revitalisasi BUMD!
Hadapi efisiensi anggaran 2026, anggota Komisi C DPRD Jatim Multazamudz Dzikri desak Khofifah manfaatkan aset Pemprov Jatim dan revitalisasi BUMD.
Belanja Daerah Jadi Rp 32,9 T di P-APBD, Banggar DPRD Jatim: Cermati Remunerasi di OPD!
Banggar DPRD Jatim memberi sejumlah catatan terhadap perangkaan perubahan belanja daerah 2025. Salah satunya, cermati remunerasi di tingkat OPD.
Fraksi Demokrat Jatim Dukung SE Gubernur soal Sound Horeg: Bahaya kalau Tak Diatur!
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim, dr Agung Mulyono mendukung penuh Surat Edaran (SE) Bersama soal aturan sound horeg. Bahaya kalau tak diatur.
Golkar Sentil Setoran PAD Tak Tembus Rp 600 M: BUMD Jatim Butuh Badan Khusus!
Fraksi Golkar DPRD Jatim mendorong Pemprov Jatim agar membentuk badan khusus untuk menangani BUMD, terlebih setoran PAD-nya tak tembus Rp 600 miliar.
LaNyalla Minta Anggaran KONI Jatim Ditambah, DPRD: Perjelas Dulu Kewenangan Pembinaan!
Anggaran KONI Jatim dinilai masih kurang. DPRD Jatim minta kewenangan pembinaan cabang olahraga diperjelas dulu, tetap di KONI atau beralih ke Dispora.