Demo di Surabaya Kian Mencekam! Pembatas Jalan Dibakar, Kantor Polisi Dirusak

Reporter : -
Demo di Surabaya Kian Mencekam! Pembatas Jalan Dibakar, Kantor Polisi Dirusak
MENCEKAM: Demo di Surabaya kian malam kian mencekam, polisi terus berusaha halau massa. | Foto: Barometerjatim.com/BKT

SURABAYA | Barometer Jatim – Hingga Jumat (29/8/2025) malam pukul 20.11 WIB, aksi demonstrasi solidaritas untuk pengemudi ojek online (ojol) almarhum Affan Kurniawan di Surabaya tak kunjung surut.

Pantauan Barometer Jatim, setelah dipukul mundur polisi dari depan Gedung Grahadi sekitar pukul 17.45 WIB, massa terpecah di dua lokasi yakni di Jalan Pemuda dan Jalan Panglima Sudirman (Pangsud). Sedangkan mereka yang semula di Taman Apsari kembali berkumpul dengan massa di kedua lokasi.

Massa di Jalan Pemuda kemudian bergerak ke Jalan Basuki Rahmat (Basra) dan melakukan tindakan anarkis. Mereka menutup jalan, membakar pembatas jalan, merusak sejumlah mobil, dan melarang pengguna jalan mengambil gambar.

“Jangan ambil gambar, jangan ambil gambar,” teriak beberapa demonstran dengan nada marah. Tak hanya itu, kantor Polsek Tegalsari juga turut dirusak.

Sempat ada pasukan Brimob dalam tiga mobil datang tapi kemudian mundur lantaran didesak massa. Bahkan mobil Brimob dikejar dan dilempari dengan kayu maupun benda lainnya.

Massa terus membelah di sejumlah titik. Di Jalan Pemuda, Jalan Pangsud, dan Jalan Basra. Mereka juga membelah jumlah di Jalan Embong Malang yang sebelumnya tidak terkawal polisi.

Posisi aparat polisi dan TNI yang berada di tengah-tengah, yakni di Jalan Gubernur Suryo dan depan Tunjungan Plaza terus berusaha menghalau massa. Hingga kini, demonstrasi masih berlangsung.

"Kalau polisi bubar kita bubar," teriak salah seorang demonstran. "Muleho Pak Polisi, gak mari-mari iki (Pulang Pak Polisi, demo ini gak akan selesai)," sambung lainnya.{*}

| Baca berita Demo Ojol. Baca tulisan terukur Rofiq Kurdi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.