Verta Mega Arlinsa, Kembali ke Panggung Miss Grand Indonesia 2026 setelah 7 Tahun
SURABAYA | Barometerjatim.com – Verta Mega Arlinsa kembali masuk deretan finalis Miss Grand Indonesia 2026. Perempuan kelahiran Surabaya 14 Desember 1994 itu tampil mewakili Jawa Tengah.
Verta lahir di Kota Surabaya dan besar di Mojokerto, tapi kemudian pindah ke Kota Semarang. Selanjutnya membawa nama Jawa Tengah tiap kali tampil di depan publik.
Sejak muda, Verta sudah terbiasa tampil di atas panggung. Dia pernah menjadi Tourism Ambassador 2013 dan finalis majalah Femina. Bakatnya di dunia modeling dan public speaking terus diasah, hingga sukses meniti karier sebagai presenter.
Salah satu peran yang membuatnya dikenal luas yakni sebagai host acara Kisah Viral +62 di salah satu stasiun televisi, program yang membahas isu-isu viral dengan gaya santai namun informatif.
Di luar layar kaca, Verta aktif sebagai pengusaha fashion untuk menunjukkan sisi kemandirian dan kreativitasnya.
Bukan Wajah Baru
Di panggung pageant, Verta bukan wajah baru. Tujuh tahun lalu pada Miss Grand Indonesia 2019, dia sudah pernah melangkah di panggung nasional mewakili Jawa Tengah, bersaing dengan puluhan finalis lainnya di Balai Sarbini Hall, Jakarta.
Sayangnya, saat itu Verta gagal meraih gelar utama. Setelahnya, dia fokus membangun karier di media dan bisnis. Kini dia kembali ke panggung Miss Grand Indonesia 2026 dengan membawa pengalaman, kematangan, dan semangat yang lebih matang.
"Sejujurnya, saya kembali bukan karena saya merindukan kompetisi. Saya kembali karena saya menyadari bahwa saya bukan lagi orang yang sama seperti pada 2019," kata Verta, Selasa (10/8/2026).
Saat itu, lanjutnya, dia memiliki banyak impian tapi masih berusaha mencari tahu siapa dirinya dan apa yang ingin ia kontribusikan.
"Selama beberapa tahun terakhir, saya telah banyak berkembang. Saya menyelesaikan gelar master, menjadi sports broadcaster (pembawa acara/komentator olahraga), mengejar impian saya untuk menjadi fashion designer (perancang busana)," katanya.
Jadi, kali ini dia kembali bukan hanya untuk berkompetisi atau memenangkan mahkota. Tapi karena percaya bahwa dirinya memiliki sesuatu yang bermakna untuk diberikan, dan siap menggunakan platform (kompetisi) ini untuk memberikan dampak yang nyata.{*}
| Baca berita Warna-Warni. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur