Bambang DH: Didukung Banyak Kiai, PDIP Bukan Partai Kafir

-
Bambang DH: Didukung Banyak Kiai, PDIP Bukan Partai Kafir
MAULID NABI: Bambang DH menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Ballroom Suncity Hotel, Sidoarjo, Minggu (9/12). | Foto: Barometerjatim.com/WIRA HARLIJADI SIDOARJO, Barometerjatim.com Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDI Perjuangan, Bambang DH prihatin dengan stigma yang terus-terusan dihebuskan bahwa PDIP adalah 'partai kafir', 'partai PKI' maupun cap negatif lainnya. Lebih-lebih dalam suasana kampanye Pemilu 2019. "Saya ini prihatin. PDIP dimana-mana dituding Partai kafir, partainya PKI. Partai apa lagi?" katanya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Ballroom Suncity Hotel, Sidoarjo, Minggu (9/12). Padahal, lanjut Bambang DH, banyak kiai, ulama maupun ustadz yang maju Caleg lewat PDIP. Suami Dyah Katarina itu lantas memperkenalkan mereka, termasuk Ustadz Aris Yoyok yang nyaleg DPRD Jatim lewat PDIP dari Dapil I (Surabaya). Baca: Tahun Politik, Bambang DH: Kedewasaan Warga Jatim Diuji "Jadi kalau PDIP itu dikatakan partai kafir, PKI, lha ustadznya banyak kok. Tadi qori'-nya juga pakai jaket PDIP. Di PDIP ada yang muslim, non muslim, rukun kabeh ning PDIP," tegasnya. Namun Bambang DH juga mengajak pengurus maupun kader PDIP untuk instrospeksi. Bisa jadi stigma itu terus-terusan diembuskan, lantaran di internal PDIP kurang berani menampilkan sosok kiai, ulama maupun ustadz. "Mungkin, ini juga karena kita sendiri kurang berani menampilkan sosok, bahwa di PDIP ini juga banyak kiai, ustadz, macam-macam," ucap Bambang DH yang maju Caleg DPR RI dari Dapil Jatim I (Surabaya-Sidoarjo) No urut 1. SEMANGAT PDIP: Bambang DH dan para Caleg PDIP, semangat memenangi Pileg 2019 tanpa terjebak saling hujat dalam kampanye. | Foto: Barometerjatim.com/WIRA HARLIJADISEMANGAT PDIP: Bambang DH dan para Caleg PDIP, semangat memenangi Pileg 2019 tanpa terjebak saling hujat dalam kampanye. | Foto: Barometerjatim.com/WIRA HARLIJADI SEMANGAT PDIP: Bambang DH dan para Caleg PDIP, semangat memenangi Pileg 2019 tanpa terjebak saling hujat dalam kampanye. | Foto: Barometerjatim.com/WIRA HARLIJADI Karena itu, dia mendorong pengurus PDIP di berbagai tingkatan kalau ada peringatan hari besar keagamaan agar membuat acara, serta menampilkan para kiai maupun ustadz yang memang banyak mendukung PDIP. Selebihnya, Bambang DH meminta para Caleg agar tidak terjebak saling hujat, termasuk di media sosial. "Isinya media sosial itu sekarang kan saling menghujat, fitnah, caci maki," katanya. Baca: Bambang DH Kritik Larangan Caleg Kampanye Lewat Medsos "Kita tidak usah ikut terjebak, mari teladani Rasulullah Saw, sesuai dengan tema Maulid Nabi kali ini: Teladani akhlakul karimah Rasulullah Saw dalam berbangsa dan bernegara. Kita contoh yang baik!" pungkasnya. ยป Baca Berita Terkait Bambang DH, PDIP, Pileg 2019
Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.