Lepas CJH Kloter 80, Eri Cahyadi: Saya Titip Surabaya, Doakan Dijauhkan dari Bala

| -
Lepas CJH Kloter 80, Eri Cahyadi: Saya Titip Surabaya, Doakan Dijauhkan dari Bala
LEPAS CJH: Eri Cahyadi lepas CJH kloter 80, minta jamaah doakan Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/HPS

SURABAYA, Barometer Jatim – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi melepas keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) 2023 asal Kota Pahlawan. Sebelum pemberangkatan, CJH kloter 80 yang terdiri dari 448 orang diberikan pembekalan di Gedung Muzdalifah Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Rabu (21/6/2023).

Dalam kesempatan itu, Eri berpesan kepada seluruh CJH asal Surabaya agar tidak lupa mendoakan Kota Pahlawan ketika menunaikan ibadah haji di Makkah.

"Saya titip Surabaya, njenengan (anda) doakan menjadi kota yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur. Surabaya agar dijauhkan dari bala, dijauhkan dari bencana, dan yang penting warganya tetap guyub rukun," katanya.

| Baca juga:

Selain itu, Eri berpesan kepada seluruh CJH agar tetap menjaga kerukunan ketika menunaikan ibadah di Tanah Suci. Dia pun turut mendoakan seluruh CJH asal Surabaya, agar tetap diberikan kesehatan dan keselamatan hingga kembali lagi ke Kota Pahlawan.

"Semoga njenengan semua kembali ke Surabaya menjadi haji yang mabrur. Semoga selama perjalanan juga diberikan kemudahan, kelancaran, dan keamanan oleh Gusti Allah Swt," katanya.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Husnul Maram menyampaikan hingga detik ini pihaknya telah memberangkatkan 78 kloter CJH.

"Kloter 78 ini alhamdulillah sudah 34.308 orang saat ini sudah berada Makkah seluruhnya. Dan saat ini bersiap-siap untuk menuju ke Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina)," kata Husnul.

| Baca juga:

Sedangkan yang saat ini masih berada di Asrama Haji Sukolilo berjumlah 31 orang. Menurutnya, 31 orang ini ada yang dalam kondisi sakit dan tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji.

"Ada juga yang dirawat di rumah sakit daerahnya, pulang. Ada juga karena pendampingnya tidak berangkat, maka dia tidak ikut berangkat. Itu jumlah seluruhnya ada 31 orang," ungkapnya.

Selain itu, Husnul mengatakan bahwa terdapat juga 4 orang CJH yang tengah dalam kondisi hamil. Dia menyebut, apabila usia kehamilan kurang dari 14 minggu, maka CJH tidak diperkenankan untuk berangkat. Sedangkan jika usia kehamilan 14-26 minggu, diperbolehkan mengikuti penerbangan ibadah haji.

"Kalau hamil 27 minggu ke atas juga tidak diperkenankan berangkat. Nah, jika ada yang sakit kalau sembuh mendadak, akan kami berangkatkan sekarang juga," tandasnya.{*}

| Baca berita Haji. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur