Cucu Pendiri NU: Gus Kautsar Sejak Awal Dorong Cak Imin untuk Berani Nyalon di Pilpres!

| -
Cucu Pendiri NU: Gus Kautsar Sejak Awal Dorong Cak Imin untuk Berani Nyalon di Pilpres!
DIDUKUNG MASYAYIKH NU JATIM?: Anies Baswedan dan Cak Imin di Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang. | Foto: IST

SURABAYA | Barometer Jatim – Tengara Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah, Ploso Mojo, Kabupaten Kediri, KH Muhammad Abdurrahman al-Kautsar bahwa masyayikh Nahdlatul Ulama (NU) cenderung mendukung Anies Baswedan karena berpasangan dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bisa jadi sinyal terang.

Terlebih, kiai muda yang akrab disapa Gus Kautsar tersebut termasuk yang sejak awal mendorong agar Cak Imin berani mencalonkan diri di Pilpres 2024.

“Sejak awal Gus Kautsar bersama kami selalu mendorong Cak Imin untuk berani mencalonkan diri, sejak awal itu,” beber Pengasuh Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang, KH Abdus Salam Shohib kepada Barometer Jatim, Minggu (1/10/2023).

“Kami-kami ini ndak ada yang di struktur PKB. Kami ini orang yang simpati dengan PKB dan perjuangan politik NU ya di PKB. Maka kami tanpa diminta, tanpa disuruh ya harus berjuang di situ sesuai dengan kapasitas masing-masing,” sambungnya.

| Baca juga:

Sementara terkait masyayikh NU yang hadir dalam pertemuan dengan Prabowo Subianto di Hotel Shangri-la Surabaya, Kamis (28/9/2023) dan dengan Anies Baswedan di Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang, Jumat (29/9/2023), menurut Gus Salam wajar saja kalau semua Capres minta restu dan dukungan.

“Karena peran para kiai di dalam memberikan nasihat, arahan kepada para alumni, santri, wali santri dan sebagainya mermang nyata,” kata cucu salah seorang kiai pendiri NU, KH Bisri Syansuri itu.

“Dan memang beliau-beliau ini tokoh-tokoh yang diikuti masyarakat. Jadi saya kira semua calon minta dukungan, minta restu, itu wajar,” imbuhnya.

| Baca juga:

Sebelumnya, usai menghadiri pertemuan dengan Prabowo dan Anies, Gus Kautsar menyebut masyayikh NU belum menentukan sikap secara terbuka siapa Capres yang akan didukung.

“Artinya, sampai hari ini masyayikh kelihatannya belum menentukan sikapnya. Cuma kalau, gimana ya.. Kalau di Mas Anies itu ada Cak Imin. Jadi ya normal sekali atau wajar sekali, kalau kemudian masyayikh memiliki kecenderungan. Wajar lah,” katanya.

“Apapun, masyayikh dari dulu kan bercita-cita ada santri yang langsung terlibat lah, bukan sekadar diajak untuk memenangkan, kira-kira begitu. Cuma masyayikh masih kelihatan diam,” imbuh Gus Kautsar.{*}

| Baca berita Pilpres 2024. Baca tulisan terukur Rofiq Kurdi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.