Bangun Surabaya dengan Kekuatan Batiniah, Eri Cahyadi ke ASN-Non ASN Pemkot: Ayo Rutin Shalat Berjamaah di Masjid!

| -
Bangun Surabaya dengan Kekuatan Batiniah, Eri Cahyadi ke ASN-Non ASN Pemkot: Ayo Rutin Shalat Berjamaah di Masjid!
IMBAU SHALAT BERJAMAAH: Eri Cahyadi saat Apel Pagi bagi ASN-non ASN Pemkot Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/HPS

SURABAYA | Barometer Jatim – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN (tenaga kontrak) di lingkungan Pemkot Surabaya untuk membangun Kota Pahlawan dengan kekuatan batiniah. Dia pun mengimbau,  bagi yang beragama Islam untuk rutin melaksanakan ibadah shalat berjamaah di masjid.

Pun bagi mereka yang beragama lain seperti Kristen dan Katolik melakukan ibadah di gereja, umat Hindu di Pura, umat Buddha di Vihara, dan umat Konghucu di Klenteng.

“Semua didasari oleh agama, ketika semua ini sudah berjalan di lapangan, sekarang kekuatan batiniah harus dikuatkan,” pinta Eri saat Apel Pagi bagi seluruh ASN dan non ASN di halaman Balai Kota Surabaya, Kamis (5/10/2023).

“Semua yang kita kerjakan adalah ridha Tuhan Yang Maha Esa, karena itu saya minta kita bekerja tepat waktu, lalu kita mendekatkan diri kepada Tuhan dengan cara shalat bagi yang muslim,” sambungnya.

| Baca juga:

Eri lantas menjelaskan, para pejabat struktural menjadi contoh dalam pemimpin. Dengan demikian harus memberikan contoh dalam melaksanakan ibadah. Dia juga meminta seluruh ASN dan non ASN di lingkungan Pemkot Surabaya untuk mendoakan Kota Pahlawan, agar terhindar dari seluruh bencana dan kemalangan.

“Termasuk saya pribadi dan pejabat struktural. Sambil mengajak masyarakat, kita doakan masyarakat Surabaya semakin makmur dan guyub rukun. Shalat akan menjadi sempurna jika dilengkapi dengan shalat sunnah rawatib,” jelasnya.

Pelaksanaan shalat berjamaah di lingkungan Pemkot Surabaya, tandas Eri, akan dimulai Jumat (6/10/2023) besok. “Ayo mulai Jumat kita melakukan shalat berjamaah. Kalau ada yang udzur (berhalangan) bisa shalat di kantornya masing-masing. Tapi harus tepat waktu, karena saya ingin selama 40 hari tidak boleh putus,” ucapnya.

Selain itu, Eri menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN Pemkot yang telah melakukan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun Baznas untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Kota Pahlawan.{*}

| Baca berita Pemkot Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur