Kampanye di Tuban Ganjar Sebut 03 Makin Dipersulit dan Ditekan, Pendukungnya: Lawan!

| -
Kampanye di Tuban Ganjar Sebut 03 Makin Dipersulit dan Ditekan, Pendukungnya: Lawan!
BANYAK TEKANAN: Ganjar Prabowo kampanye akbar di Lapangan Watu Gajah Tuban. | Foto: Barometerjatim.com/ANWAR

TUBAN | Barometer Jatim – Ganjar Pranowo turun ke Kabupaten Tuban. Capres nomor urut 3 itu menghadiri kampanye akbar di Lapangan Watu Gajah, Kecamatan Semanding, Jumat (2/2/2024).

Di depan ribuan massa, Ganjar menyebut makin hari makin gencar saja intimidasi yang diterima pendukungnya. Termasuk dipersulit soal perizinan saat hendak menggelar kampanye.

“Beberapa waktu yang lalu dari pendukung Ganjar-Mahfud ingin membuat acara di sini. Ternyata izinnya mulai dipersulit, ternyata tidak mudah melaksanakan ini. Padahal kita ingin melaksanakan untuk menjalankan perintah kampanye,” katanya.

Maka, tandas Ganjar, tekanan demi tekanan harus membuat pendukungnya semakin solid dan kuat. “Apakah sampeyan (anda) takut dengan tekanan?” tanya Ganjar yang dijawab pendukungnya, “Tidak!”

| Baca juga:

“Apa yang anda lakukan kalau ditekan? Opo? Apa?” tanya Ganjar lagi yang dijawab, “Lawan! Lawan! Lawan!”

“Maka kita hadir di sini untuk menyukseskan Pemilu, dan kita harapkan nanti kita semua bisa menjalankan dengan baik,” sambungnya.

Ganjar juga menyebut beberapa hari ini kampus-kampus menyampaikan keprihatinannya, menyampaikan protesnya. “Kenapa? Mereka tidak ingin demokrasi ini rusak karena adanya intimidasi,” ucapnya.

“Maka bapak-ibu, jenengan mau nyoblos nomor berapa?” tanya Ganjar yang dijawab koor pendukungnya nomor 3. “Salam saya untuk warga Tuban. Tuban siap memenangkan Ganjar-Mahfud, oke?” ucapnya.

Harga-harga Naik

Dalam orasinya, Ganjar juga menyoroti harga bahan pokok di Tuban dan berbagai daerah yang mahal. “Saya masuk ke pasar ceritanya masih sama, ternyata keluhannya adalah harga beras masih tinggi Rp 15 ribu,” ujarnya.

“Saya juga bertemu kemarin dengan para peternak, ternyata hari ini mereka mengeluhkan sama. Harga jagung dari Rp 5 ribu menjadi Rp 9 ribu, apalagi sebagian peternak unggas ada di Jawa Timur,” kata Ganjar.

Akibatnya, peternak unggas tidak bisa berproduksi dengan baik, sementara harga telur tidak bisa naik. “Maka hari ini, saatnya kesempatan untuk kita memperbaiki semua itu,” ucapnya.

| Baca juga:

Pun dengan pupuk subsidi yang sulit dan harganya mahal. Menurut Ganjar, inilah cerita-cerita rakyat yang akan diperbaikinya jika terpilih memimpin negeri ini.

“Maka saya dan Pak mahfud hadir ke sini untuk mendengarkan suara panjenengan, untuk memutuskan agar kebijakan-kebijakan berikutnya betul-betul tidak menyengsarakan,” pungkasnya.{*}

| Baca berita Pilpres 2024. Baca tulisan terukur Hamim Anwar | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.