Prabowo-Gibran Tumbang di Sampang dan Pamekasan, Ke Mana Khofifah Effect?

| -
Prabowo-Gibran Tumbang di Sampang dan Pamekasan, Ke Mana Khofifah Effect?
MENANG DI MADURA: Prabowo Subianto, tak didukung Khoififah effect atas kemenangannya di Madura? | Foto: IST

SURABAYA | Barometer Jatim – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka wilayah Jatim, Boedi Prijo Soeprajitno begitu sibuk menggaungkan Khofifah effect atas kemenangan tebal 65,19% Paslon 02 di Jatim.

Namun dari 38 kabupaten/kota, Prabowo-Gibran kalah di Sampang dan Pamekasan. Padahal di kedua kabupaten tersebut dimenangkan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak saat Pilgub Jatim 2018. Lantas, ke mana Khofifah effect yang digaung-gaungkan?

Merujuk hasil rekapitulasi KPU Jatim, Senin (11/1/2024), di Sampang Prabowo-Gibran yang meraih 308.580 suara, kalah dari Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar yang meraup 372.669 suara, dan Ganjar Pranowo–Mahfud MD hanya mendapat 46.593 suara.

Bandingkan dengan hasil Pilgub Jatim 2018. Saat itu Khofifah-Emil menang dengan 339.222 suara, mengalahkan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno 312.331 suara.

Pun di Pamekasan. Prabowo-Gibran yang meraih 251.527 suara dikalahkan Anies-Muhaimin 337.122 suara, dan Ganjar-Mahfud hanya mendulang 39.445 suara. Padahal di Pilgub Jatim 2018, Khofifah-Emil memang telak 343.494 suara dan Saifullah-Puti 136.684 suara.

Justru di Bangkalan yang tak dimenangkan Khofifah-Emil saat Pilgub Jatim 2018 -- kalah dari Saifullah-Puti dengan raihan suara 261.467 berbanding 271.088, Prabowo-Gibran malah digdaya dengan meraup 470.430 suara, mengalahkan Anies-Muhaimin 189.630 suara, disusul Ganjar-Mahfud 101.712 suara.

Secara keseluruhan, Prabowo-Gibran tampil sebagai pemenang di Madura dengan meraih 1.371.614 suara atau selisih 155.148 dari Anies-Muhaimin yang mendapat 1.216.466 suara. Sedangkan Ganjar–Mahfud MD berada di posisi buncit hanya mendulang 270.825 suara.

Perolehan suara Prabowo-Gibran di Madura, bahkan jauh di atas kemenangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2018 yang saat itu meraih 1.192.259 suara, sedangkan Saifullah-Puti hanya mendulang 760.786 suara.

Keringat Kader Gerindra

DISAMBUT HANGAT: Anwar Sadad, bolak-balik turun ke Madura menangkan Prabowo-Gibran. | Foto: IST

Kalau Khofifah tidak berefek, lantas siapa yang paling berkeringat atas kemenangan Prabowo-Gibran di Madura?

Menyimak kembali analisis Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Fahrul Muzaqqi, kemenangan tebal yang dicapai 02 di Jatim tak lepas dari peran besar dan kerja-kerja politik kader Gerindra se-Jatim.

"Keunggulan suara Prabowo-Gibran di Jawa Timur yang sangat signifikan tidak dapat dilepaskan dari peran dan kerja partai utama penyokongnya, yakni Gerindra," katanya.

Fahrul juga tak canggung mengatakan, langkah strategis dari Gerindra Jatim di bawah kepemimpinan Anwar Sadad (Gus Sadad) dalam menyusun strategi pemenangan Prabowo-Gibran membuahkan hasil brilian pada Pilpres 2024 di Jatim.

"Dalam konteks demikian, langkah-langkah Gus Sadad sebagai Ketua DPD Gerindra Jatim yang cenderung menguatkan soliditas internal sekaligus memperluas ceruk pemilih menarik perhatian kita," ujarnya.

"Gaya Gus Sadad yang terkesan tidak ofensif dan mampu menghindar dari jebakan jemawa, berdampak secara langsung kepada dua hal sekaligus, yakni elektabilitas Gerindra maupun Capres-Cawapres yang diusungnya," tambah Fahrul.

Gaya senyap dan mengejutkan ala Sadad dalam mengkonsolidasikan kekuatan di Jatim, tandas Fahrul, menjadi faktor penentu suara Prabowo-Gibran.

Dalam hal ini, Sadad disebutnya menjadi jembatan penghubung antara kiai-kiai NU khos Jatim dengan Prabowo. Sebab, pada Pilpres 2014 dan 2019, banyak kiai khos di Jatim yang tidak mendukung Prabowo kini beralih mendukung Menteri Pertahanan (Menhan) tersebut.

"Dan Gus Sadad berperan besar dalam setiap perjumpaan Prabowo dengan ulama-ulama kondang di Jatim," tegasnya.

Khusus di Madura, Sadad memang tak hanya menggarap para kiai tapi bolak-balik turun menyapa para guru madin. Dia juga berulang kali menegaskan Madura tetap basis Prabowo di tengah gempuran narasi sudah beralih ke Anies-Muhaimin.

“Kabar-kabarnya Madura itu dulu kan basisnya Prabowo, sekarang sudah menjadi basisnnya paslon yang lain,” katanya saat kampanye lalu.

“Tapi saya datang ke sana. Saya yakin, saya lihat dengan mata sendiri, bahwa Madura tetap menjadi basis Prabowo. Madura menjadi basis paslon nomor urut 1 hanya isapan jempol,” ucapnya.{*}

PILPRES 2024 DI MADURA

  • Bangkalan
    Anies-Muhaimin: 189.630
    Prabowo-Gibran: 470.430
    Ganjar-Mahfud: 101.712
  • Sampang
    Anies-Muhaimin: 372.669
    Prabowo-Gibran: 308.580
    Ganjar-Mahfud: 46.593
  • Pamekasan
    Anies-Muhaimin: 337.122
    Prabowo-Gibran: 251.527
    Ganjar-Mahfud: 39.445
  • Sumenep
    Anies-Muhaimin: 317.045
    Prabowo-Gibran: 341.077
    Ganjar-Mahfud: 83.075

PILGUB JATIM 2018 DI MADURA

  • Bangkalan
    Khofifah-Emil : 261.467
    Saifullah-Puti: 271.088
  • Sampang
    Khofifah-Emil : 339.222
    Saifullah-Puti: 312.331
  • Pamekasan
    Khofifah-Emil: 343.494
    Saifullah-Puti: 136.684
  • Sumenep
    Khofifah-Emil: 248.074
    Saifullah-Puti: 240.683

| Baca berita Pilpres 2024. Baca tulisan terukur Roy Hasibuan | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.