Hadi Dediansyah Digadang-gadang Gerindra Maju Pilwali Surabaya, Cuma Segini Elektabilitasnya!

| -
Hadi Dediansyah Digadang-gadang Gerindra Maju Pilwali Surabaya, Cuma Segini Elektabilitasnya!
BURSA PILWALI SURABAYA: Hadi Dediansyah (depan kanan) masuk bursa calon wakil wali kota Surabaya. | Foto: ARCI

SURABAYA | Barometer Jatim – Selain Ahmad Dhani Prasetyo, nama lain yang digadang-gadang Partai Gerindra Jatim maju di Pilwali Surabaya 2024 untuk menantang incumbent Eri Cahyadi yakni Hadi Dediansyah.

Tapi soal elektabilitas, jauh! Merujuk hasil survei terbaru Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) yang digelar 20-27 Mei 2024, nama anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim yang akrab disapa Cak Dedi itu bahkan tak nongol di trek calon wali kota.

Elektabilitas calon wali kota masih di puncaki Eri Cahyadi dengan keterpilihan 37,8%. Posisi kedua ditempati Pentolan Grup Band Dewa 19 yang juga kader Gerindra, Ahmad Dhani Prasetyo 15,7%; disusul Politikus Golkar Jatim, Bayu Airlangga 14,6%; Inspektur Provinsi Jatim, Hendro Gunawan; Chief Executive Officer (CEO) Baba Rafi, Hendy Setiono 5,2%; dan 18,3% responden lainnya belum menentukan pilihan.

Nama Dediansyah baru nongol di trek calon wakil wali kota. Itupun kalah jauh dari Armuji yang memuncaki elektabilitas di angka 35,8%. Menyusul Bayu Airlangga 25,5% dan Hendy Setiono 13,1%. Dediansyah tersendat di peringkat keempat dengan keterpilihan 8,7% atau sedikit di atas Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni 3,2% dan 13,7% responden lainnya belum menentukan pilihan.

Meski elektabilitasnya belum kompetitif, Direktur Eksekutif ARCI, Baihaki Siratj menyebut Dediansyah bisa menjadi alternatif dipasangkan dengan Bayu Airlangga jika Ahmad Dhani tak maju di Pilwali Surabaya 2024.

“Seandainya Ahmad Dhani tidak nyalon, Bayu dengan Dediansyah, karena pemilihnya Ahmad Dhani ini tidak pindah ke Eri Cahyadi tapi ke Bayu-Dediansyah,” katanya.

Sudah Bermanuver Politik

MASIH ERI CAHYADI: Nama Hadi Dediansyah tak nongol di trek calon wali kota Surabaya. | Sumber: Survei ARCI

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad alias Gus Sadad mengenalkan Hadi Dediansyah sebagai bakal calon wali Surabaya saat menerima kunjungan pengurus DPD Partai Golkar Jatim, Jumat (24/5/2024) sore.

“Pak Dediansyah ini sudah sangat terkenal, balihonya di mana-mana, calon wali kota Surabaya,” kata politikus yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut.

Merespons pernyataan Gus Sadad, Dediansyah menyebut semuanya masih dinamis. Artinya, siapa saja punya kans dan Gerindra akan memprioritaskan kadernya.

“Tentunya ini kan tinggal dua nama istilahnya, antara Hadi Dediansyah dengan Ahmad Dhani. Tapi yang menjadi penentu nanti pada rekom DPP, siapa pun yang direkom kita patuh dengan aturan itu,” katanya.

Soal kemungkinan berduet dengan calon yang diusung Partai Golkar, Dediansyah menegaskan keputusan mutlak ada di DPP.

ARMUJI TERTINGGI: Di trek calon wakil wali kota Surabaya, nama Hadi Dediansyah tersendat di peringkat empat. | Sumber: Survei ARCI

“Tapi yang jelas tim dari DPP sudah turun ke Surabaya untuk melihat elektabilitas, melihat kekuatan, bahwa siapa yang layak diusung nantinya pada persoalan ini akan tetap berkolaborasi dengan Golkar,” katanya.

“Nah, pasangan Gerindra dengan Golkar itu nanti yang layak siapa. Lha itu nanti yang jelas kita akan tunduk sajalah,” sambungnya.

Sambil menunggu rekomendasi turun, Dediansyah menegaskan dirinya maupun Bayu Airlangga sudah melakukan manuver-manuver politik ke masyarakat secara langsung.

“Karena bagaimana pun juga, mengukur elektabilitas itu kan harus betul-betul menyentuh lapisan masyarakat. Jadi nantinya ketika rekom sudah turun, ya mau tidak mau harus all-out,” kata Dediansyah.

“Tentunya ya siapa saja. Dalam hal ini, ya untuk sementara apa yang disampaikan Pak Ketua DPD (Gus Sadad) bahwa menyebut nama Hadi Dediansayah itu mungkin salah satu nominator yang terkuat,” imbuhnya.{*}

| Baca berita Pilwali Surabaya. Baca tulisan terukur Rofiq Kurdi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.