Hadapi efisiensi anggaran 2026, anggota Komisi C DPRD Jatim Multazamudz Dzikri desak Khofifah manfaatkan aset Pemprov Jatim dan revitalisasi BUMD.
PKB Jatim
Survei: Elektabilitas Gerindra Melejit di Jatim, Potensi Gusur PKB-PDIP di 2029!
Survei The Republic Institute sebut Gerindra partai politik dengan elektabilitas paling melejit di Jatim, berpotensi gusur PKB dan PDIP di Pemilu 2029.
Payung Hukum Keterbukaan Informasi di Jatim Tak Cukup Pergub, Ketua DPRD: Perlu Perda!
Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf menyampaikan payung hukum keterbukaan informasi publik di Jatim perlu diperkuat lewat Peraturan Daerah (Perda).
Bahlil Rayu Emil Dardak, Gabung Golkar kalau Sudah Tak Nyaman di Demokrat!
Bahlil Lahadalia merayu Emil Elestianto Dardak pidah ke Partai Golkar kalau sudah tidak nyaman di Partai Demokrat. Beringin siap bersamai agar tetap aman.
Kerugian Kredit Fiktif Bank Jatim Diklaim Jadi Rp 268,9 M, Komisi C: Dalih Tutupi yang Sebenarnya!
Komisi C DPRD Jatim terkejut dengan pernyataan Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono terkait jumlah kerugian Bank Jatim imbas kredit fiktif di cabang Jakarta.
Komisi C DPRD Jatim: Khofifah Jangan Puas dengan WTP, Masih Ada Temuan BPK!
Anggota Komisi C DPRD Jatim, Multazamudz Dzikri meminta Gubernur Khofifah Indar Parawansa tak berpuas diri dengan capaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Bank Jatim Dibobol Rp 569,4 M, DPRD Cium Seleksi Pimpinan Cabang Sarat Kongkalikong!
Tak hanya soal kinerja Bank Jatim, Komisi C DPRD Jatim juga menelusuri proses seleksi pimpinan Bank Jatim cabang Jakarta buntut kredit fiktif Rp 569,4 miliar.
PKB Curigai Ada Pihak Lain Terlibat Skandal Kredit Fiktif Bank Jatim Rp 569 M, Siapa Dia?
Anggota DPRD Jatim ini tak main-main dalam menggulirkan pembentukan Pansus Bank Jatim buntut skandal kredit fiktif yang menelan kerugian hingga Rp 569,4 miliar.
PKB Desak Bentuk Pansus Kredit Fiktif Bank Jatim Rp 569 M: Khofifah Jangan Diam!
Lagi-lagi dugaan korupsi kredit fiktif menghantam Bank Jatim. Kali ini terjadi di cabang Jakarta dengan nilai uang yang diselewengkan mencapai Rp 569,4 miliar.