Pemkot Surabaya telah menerapkan sekolah tanpa pekerjaan rumah dan jam masuk pagi sejak 2022 untuk SD dan SMP sederajat. Hasilnya?
Indeks Berita
Berkat Kerja Keroyokan, Prevalensi Stunting di Banyuwangi Tersisa 2,44%!
Prevalensi stunting di Banyuwangi terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. Berkat kerja keroyokan dari berbagai pihak, kini tersisa 2,44 persen.
Produksi Beras Banyuwangi Surplus 159.320 Ton, Indikator Positif Swasembada Pangan!
Kabupaten Banyuwangi mencatat surplus produksi beras, mencapai 159.320 ton pada Mei 2025. Sejalan dengan program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto.
Surabaya Incar 200 Medali Emas di Ajang Porprov Jatim, Cak Eri Lecut 1.228 Atlet!
1.228 atlet didampingi 289 pelatih dan 57 pendamping, siap berjuang membawa nama harum Kota Pahlawan di ajang Porprov Jawa Timur.
Lindungi Warga dari Parkir Liar, Pengamat Puji Langkah Tegas Eri Cahyadi!
Berbagai pihak merespons positif langkah tegas Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dalam melindungi warganya dari parkir liar.
Khofifah Tambah Anggaran Bansos Rp 43,19 M di PAPBD 2025, Apa yang Mau Disasar?
Pemprov Jatim alokasikan tambahan anggaran Rp 43,19 miliar dalam PAPBD 2025, untuk memperluas 5 program bansos strategis yang dikelola Dinsos Jatim.
Surabaya Tertibkan Izin Parkir Toko Swalayan, Cak Eri: Untuk Lindungi Konsumen dan Pengusaha
Pemkot Surabaya menegaskan komitmennya dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait izin pengelolaan parkir di toko swalayan dan minimarket.
DPRD Surabaya Minta Pengembang Perumahan Patuhi Aturan Pemkot
Komisi A DPRD Surabaya minta PT Tumerus Jaya Propertindo, pengembang perumahan Alana Gunung Sari Indah mematuhi aturan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Negara Rugi Rp 42,6 M, Dua Tersangka Korupsi Polinema Terancam 20 Tahun Penjara!
Kejati Jatim menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah untuk perluasan kampus Polinema. Terancam 20 tahun penjara!
Surabaya Sukses Tekan Dispensasi Kawin Dini hingga 61,63%, Eri Cahyadi Beber Resep!
Pemkot Surabaya berhasil menekan angka pernikahan anak usia dini hingga 61,63% pada 2024. Apa resep Wali Kota Eri Cahyadi?