Diresmikan Khofifah, Graha Nusantara SMAN 2 Surabaya Hasil Patungan Alumni Rp 3 M!
SURABAYA | Barometerjatim.com – Diresmikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Senin (1/6/2026), Gedung Graha Nusantara SMA Negeri 2 Surabaya (SMADA) dibangun dengan biaya Rp 3 miliar.
Dari mana duitnya? Ketua IKASMADABAYA, Nora Lelyana menjelaskan pembangunan dan renovasi Graha Nusantara sepenuhnya bersumber dari hasil gotong royong alumni SMAN 2 Surabaya dari berbagai tahun angkatan.
"Pembangunan Graha Nusantara ini murni dari gotong-royong dari para alumni yang diharapkan bisa menjadi sebuah legacy. Dari yang berkapasitas 150 orang telah menjadi 400 orang dengan posisi teater," katanya.
Dimulai perencanaan pada Oktober 2024, dilanjut peletakan batu pertama pada 9 Februari 2025, dan diresmikan 1 Juni 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila.
"Graha Nusantara ini dibangun dengan rasa cinta dan keikhlasan para alumni dan donatur. Ketika semua bergandengan tangan bisa membuat harapan menjadi kenyataan," ucap Nora.
Harmonious Partnership
Sementara itu Khofifah berharap, fasilitas yang merupakan hasil gotong-royong dari para alumni ini nantinya akan mampu menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih modern, adaptif, dan representatif.
Terlebih peresmian bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, diharapkan menjadi simbol penguatan bangsa yang merajut keberagaman dalam semangat harmonious partnership yang berlandaskan Pancasila sebagai perekat utamanya.
"Hari ini adalah hari yang akan membangun penguatan kita sebagai sebuah bangsa. Alumni SMADA yang sekarang beraktivitas mengabdikan diri dari berbagai profesi di berbagai sektor. Hari ini hatinya merah putih, pikirannya merah putih dan gerakannya juga merah putih. SMADA luar biasa kontribusinya," katanya.
Tidak hanya itu, Khofifah menganggap kehadiran Graha Nusantara sebagai bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, sekolah, komite, orang tua hingga para alumni terus tumbuh subur dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Jatim.
"Ini jadi simbol komitmen bersama dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang semakin berkualitas dan mampu menjawab tantangan masa depan," ujarnya.
"Pertemuan ini menjadi bagian dari pertemuan yang tidak sekedar gagasan, tetapi menjadi bagian dari penguatan kebangsaan," imbuh Khofifah.{*}
| Baca berita Pendidikan. Baca tulisan terukur Rofiq Kurdi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur