Survei PRCI: 67,7% Warga Lamongan Puas Kinerja Yuhronur-Rouf, Cukup Jadi Bekal Maju di Periode Kedua!

| -
Survei PRCI: 67,7% Warga Lamongan Puas Kinerja Yuhronur-Rouf, Cukup Jadi Bekal Maju di Periode Kedua!
SURVEI: Firdaus saat memaparkan hasil survei Research Center Indonesia (PRCI). | Foto: Barometerjatim.com/HAMIM

LAMONGAN, Barometer Jatim – Lembaga survei Political Research Center Indonesia (PRCI) mengukur tingkat kepuasan warga Kabupaten Lamongan terhadap kinerja Bupati-Wakil Bupati, Yuhronur Efendi-Abdul Rouf.

Survei dilakukan pada 10-24 Mei 2023 di seluruh desa/kelurahan dengan metode multistage random sampling. Sebanyak 1.896 orang ditarik sebagai responnden dengan margin of error lebih kurang 3,0% pada tingkat kepercayaan 95%.

Hasilnnya, 67,7% warga Lamongan menyatakan puas. Angka tersebut naik 6,1% dibanding Februari 2023 (61,6%). Sedangkan yang menyatakan tidak puas atau kurang puas 30,1% atau turun 5,1% dari survei sebelumnya (35,2%) dan yang tidak tahu/tidak menjawab 2,2%.

Baca juga:

"Tingkat kepuasannya 67,7% meliputi 27,1% sangat puas dan 40,6% cukup puas, angka ini tergolong cukup baik,” kata Direktur Riset PRCI, Muhammad Firdaus saat memaparkan hasil surveinya, Selasa (6/6/2023).

Terkait naiknya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Yuhronur- Rouf, terang Fidaus, disebabkan pendekatan populis ke beberapa kelompok masyarakat. Dia juga menyebut, tingkat kepuasan 67,7% cukup sebagai bekal untuk maju di periode kedua.

"Naiknya ini karena pendekatan populis yang dilakukan dengan kelompok masyarakat. Kalau murni dari kebijakan atau pembangunan infrastruktur tidak, karena pasti tingkat kepuasannya akan naik tajam. Tapi angka 67,7% ini sudah cukup baik," jelasnya.

Meski tingkat kepuasan warga naik, lanjut Firdaus, ada sejumlah catatan yang patut menjadi evaluasi Yuhronur-Rouf. Di antaranya, 30,1% warga yang menyatakan kurang puas dan tidak puas disebabkan persoalan insfrastruktur atau jalan rusak, penanganan banjir, dan PJU (Penerangan Jalan Umum).

Baca juga:

Selain itu, masyarakat yang menyatakan kurang suka dan tidak suka, disebabkan janji politik Yuhronur-Rouf yang belum terealisasikan.

"Ada beberapa alasan publik terkait kurang dan tidak puasnya masyarakat terhadap kinerja Yuhronur-Rouf. Karena jalan rusak ada 14,4%, tidak ada PJU 5,4%, dan 10,3% karena pemerintah lambat melakukan penanganan banjir,” bebernya.

Firdaus menambahkan, survei PRCI ini dilakukan untuk mengukur detak jantung politik, yang dibiayai secara mandiri. “Tidak berat sebelah dan tidak membela kubu A atau B," pungkasnya.{*}

| Baca berita Lamongan. Baca tulisan terukur Hamim Anwar | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.