Survei Cagub Jatim Versi ARCI: Cak Imin Nongol di Bursa, Khofifah Belum Bisa Ditandingi Risma!

| -
Survei Cagub Jatim Versi ARCI: Cak Imin Nongol di Bursa, Khofifah Belum Bisa Ditandingi Risma!
SIAP DUEL DI PILGUB?: Risma saat berkunjung ke rumah Khofifah di Jemursari Surabaya. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

SURABAYA | Barometer Jatim – Elektabilitas bekas Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa belum tergoyahkan di bursa Cagub Jatim 2024 versi hasil survei Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI). Bahkan Menteri Sosial, Tri Rismaharini alias Risma belum bisa menandinginya.

“Sampai saat ini usai gelaran Pileg dan Pilpres 2024, elektabilitas Khofifah tidak tertandingi di jatim," kata Direktur ARCI, Baihaki Siratj saat memaparkan hasil survei lembaganya di Surabaya, Rabu (27/3/2024).

Survei ARCI dilakukan pada 15-23 Maret 2024 dengan jumlah 1.200 responden, menggunakan metode stratified multistage random sampling. Margin of error di angka 2,8% pada tingkat kepercayaan sebesar 95% dan 25% kuisioner dilakukan quality control.

Dalam top of mind Cagub Jatim 2024, terang Baihaki, elektabilitas Khofifah berada di angka 39,2%. Kemudian ada nama bekas Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak 16,7%, disusul Ketua Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad 9,5%.

Berikutnya ada nama Risma 9,4%. Kemudian Ketua Golkar Jatim sekaligus Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Sarmuji 8,2%. Lalu ada nama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi 7,8%. Sedangkan responden yang belum menjawab sebanyak 9,2%.

BELUM TERTANDINGI: Elektabilitas Khofifah di bursa Cagub Jatim 2024 belum tertandingi. | Sumber: Survei ARCI

"Dari hasil top of mind, elektabilitas Khofifah unggul jauh. Terdekat adalah Emil yang notabene kemungkinan besar akan jadi wakil Khofifah jika tidak menjadi menteri di kabinet Prabowo-Gibran," jelas Baihaki.

"Yang menarik dari top of mind ini, geliat nama-nama ketua parpol mulai terasa di bursa Cagub Jatim, ada Anwar Sadad, Sarmuji," imbuhnya.

Dalam simulasi enam nama Cagub Jatim, lanjut Baihaki, elektabilitas Khofifah semakin menguat 41,5%. Kemudian ada Muhaimin Iskandar atau Cak Imin 17,2%, disusul Risma 11,3%, Anwar Sadad 10,5%, Sarmuji 8,2%, Achmad Fauzi 8,1%, dan 3,2% responden belum menentukan pilihan.

"Dalam simulasi 6 nama tertutup, elektabilitas Khofifah semakin menguat di atas 40%. Sementara nama Cak Imin yang sejak awal Maret diisukan maju Pilgub Jatim mendapat respons cukup positif di masyarakat, meski belum kompetitif untuk melawan Khofifah termasuk Risma yang belum bisa menandingi Khofifah," paparnya.

Simulasi Tiga Nama

Baihaki juga memaparkan survei ARCI ketika Cagub mengkristal menjadi tiga nama. Yakni Khofifah yang dimotori koalisi Parpol pro Prabowo-Gibran, kemudian Cak Imin yang dimotori parpol di Koalisi Perubahan, dan Risma yang dimotori PDIP.

"Dalam sumulasi tiga nama tertutup, Khofifah, Cak Imin, dan Risma, elektabilitas Khofifah semakin menguat di angka 47,2%. Sementara Cak Imin di angka 21,5%, dan Risma 19,7%. Untuk saat ini, Khofifah belum tertandingi di Pilgub Jatim 2024," jelasnya.

Lalu untuk popularitas nama yang digadang menjadi Cagub Jatim 2024, Khofifah tertinggi yakni 98,7%, disusul Cak Imin 98,6%, Emil Dardak 91,6%, Risma 78,5%, Anwar Sadad 76,9%, Sarmuji 71,5%, dan Achmad Fauzi 57,7%.

Pun untuk kesukaan, Khofifah lagi-lagi tertinggi di angka 76,5%. Emil Dardak 71,2%, Anwar Sadad 53,8%, Risma 51,2%, Sarmuji 45,2%, Cak Imin 41,7%, dan Fauzi 41,7%.{*}

| Baca berita Pilgub Jatim. Baca tulisan terukur Roy Hasibuan | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.