SURABAYA, Barometer Jatim – Pasca penggeledahan rumah pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Jatim, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) minta Komisi P
Hibah
Siap-siap! Surat Panggilan Sudah Dilayangkan, Minggu Ini KPK Periksa Pimpinan DPRD Jatim?
SURABAYA, Barometer Jatim – Usai menggeledah rumah kediaman pimpinan DPRD dan sejumlah pejabat Pemprov Jatim, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut tidak
Pemprov Jatim Diminta Terbuka soal Hibah, Mathur: Tiap Tahun Triliunan, Umumkan Daftar Penerima!
SURABAYA, Barometer Jatim – Anggota DPRD Jatim, Mathur Husyairi meminta Pemprov Jatim terbuka soal penyaluran dana hibah yang setiap tahunnya mencapai t
DPRD Jatim Paripurna Perdana Pasca OTT KPK, Di Luar Gedung KNPI Demo soal Korupsi Hibah
SURABAYA, Barometer Jatim – Senin (16/1/2023), DPRD Jatim menggelar rapat paripurna perdana di 2023 atau pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi P
DPRD Jatim Gelar Paripurna Perdana Pasca OTT KPK, Puluhan Kursi Anggota Dewan Kosong!
Sempat sunyi pasca OTT KPK Sahat Tua Simanjuntak, wakil rakyat di DPRD Jatim kembali berdatangan mengikuti rapat paripurna perdana.
Cegah Patgulipat, Pemprov Jatim Diminta Buka Data Seluruh Penerima Dana Hibah!
Menyusul OTT Sahat Tua Simanjuntak, dana hibah Pemprov Jatim jadi sorotan tajam. Terlebih penyalurannya terkesan sembunyi-sembunyi. PASCA Operasi Tangkap
Dana Hibah Rp 7,8 T Bocor, Ridwan Hisjam: Tanggung Jawab Besar Ada di Pemprov, Bukan DPRD Jatim!
DUGAAN dana hibah Pemprov Jatim Rp 7,8 triliun mulai tahun anggaran 2020 bocor -- menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Kucuran Beruntun Hibah Rp 46,7 M ke Masjid Al Akbar, CIDe Sebut Khofifah Tabrak Pergub!
SURABAYA, Barometer Jatim – Aliran dana hibah Pemprov Jatim masih menjadi sorotan di awal 2023. Terlebih kucurkan hibah yang dilakukan secara terus menerus di s
Hibah Rp 46,7 M dari Pemprov Jatim Dituding Miring, Pengelola Masjid Al Akbar: Buka-bukaan? Oke!
KUCURAN dana hibah Rp 46,7 miliar dari Pemprov Jatim untuk Masjid Al Akbar Surabaya jadi sorotan tajam sejumlah pihak. Sebab, penggunaannya dinilai miring,