SURABAYA | Barometer Jatim – Khofifah Indar Parawansa pamit! Turun dari takhta gubernur setelah 5 tahun memimpin Jawa Timur. Momen itu disampaikannya saat apel
Kemiskinan
Anwar Sadad Tak Canggung Kritik Pedas Pejabat Kemendagri di Forum RKPD Jatim, Lho Ada Apa Gus?
SURABAYA | Barometer Jatim – Mungkin tak banyak legislator di level provinsi berani mengkritik pejabat di tingkat kementerian. Salah satu yang beryali tersebut
Khofifah Tinggalkan 4,1 Juta Orang Miskin di Jatim, Gus Sadad: Ada yang Hilang dari Era Imam Utomo dan Pakde Karwo!
SURABAYA | Barometer Jatim – Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad memandang kemiskinan di Jatim masih tinggi -- data BPS 4,1 juta per Maret 2023, lantaran h
Kemiskinan di Jatim Masih 4,1 Juta, Gus Sadad: 5 Tahun Tak Ada Gairah Ekonomi di Desa!
SURABAYA | Barometer Jatim – Tujuh hari lagi, 13 Februari 2024, Khofifah Indar Parawansa mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Jatim. Salah satu rapor m
Tahun Ini Pemkot Surabaya Bedah 1.500 Rumah Tak Layak Huni, Duitnya? Digelontor APBD Rp 68,7 M!
SURABAYA | Barometer Jatim – Tahun ini Pemkot Surabaya melanjutkan program Dandan Omah atau bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Kuota yang disiapkan s
DPRD Surabaya Minta Data Penerima BLT Pengganti Permakanan Harus Detail
SURABAYA | Barometer Jatim – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti minta Pemkot memastikan pendataan Batuan Langsung Tunai (BLT) pengganti permakanan s
Seabrek Capaian Program Wali Kota Eri Cahyadi di Tahun 2023
SURABAYA | Barometer Jatim – Tahun 2023 memang sudah berlalu. Namun berbagai terobosan dan inovasi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi akan terus dikenang dan b
Orang Miskin di Jatim Masih 4,1 Juta Terbanyak di Indonesia, Khofifah Genjot Penyaluran Berbagai Bansos!
SURABAYA | Barometer Jatim – Di ujung kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa -- lengser 13 Februari 2024, jumlah orang miskin di Jawa Timur berdasarkan data Ba
Warga Miskin Dilarang Terima 2 Bansos Sekaligus, Eri Cahyadi: Ada yang Dobel tapi Diam Saja, Harusnya Jujur!
SURABAYA | Barometer Jatim – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan para penerima manfaat tidak boleh menerima dua jenis bantuan sosial (bansos) sekaligus.