SURABAYA | Barometer Jatim – Tahun 2023 memang sudah berlalu. Namun berbagai terobosan dan inovasi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi akan terus dikenang dan b
Kemiskinan
Orang Miskin di Jatim Masih 4,1 Juta Terbanyak di Indonesia, Khofifah Genjot Penyaluran Berbagai Bansos!
SURABAYA | Barometer Jatim – Di ujung kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa -- lengser 13 Februari 2024, jumlah orang miskin di Jawa Timur berdasarkan data Ba
Warga Miskin Dilarang Terima 2 Bansos Sekaligus, Eri Cahyadi: Ada yang Dobel tapi Diam Saja, Harusnya Jujur!
SURABAYA | Barometer Jatim – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan para penerima manfaat tidak boleh menerima dua jenis bantuan sosial (bansos) sekaligus.
Lampaui Target! Realisasi Dandan Omah Surabaya di 2023 Tembus 3.909 Unit
SURABAYA | Barometer Jatim – Sepanjang 2023, Dandan Omah atau Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Surabaya, Eri C
Potret Kemiskinan di Surabaya: Hingga Maret 2023 Tersisa 136,37 Ribu!
SURABAYA | Barometer Jatim – Beragam inovasi dan terobosan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dalam beberapa tahun terakhir ini, terutama di 2023, berdampak p
Eri Cahyadi Pangkas Birokrasi Perizinan! Mulai 2024 Hanya di DPMPTSP, Tak Ada Lagi di Setiap OPD
SURABAYA | Barometer Jatim – Mulai 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan mengubah sistem perizinan. Pengurusan perizinan akan digabung menjadi satu di D
Akuntabilitas Kinerja, Pemkot Surabaya Kembali Raih SAKIP Predikat Memuaskan!
SURABAYA | Barometer Jatim – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sukses mempertahankan predikat A (memuaskan) untuk penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja I
Eri Cahyadi di Forum Apeksi: Surabaya Panas tapi Hatinya Tetap Dingin karena Wisatanya Luar Biasa!
SURABAYA | Barometer Jatim – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menggelar Forum Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) dan Tata Ruang S
Alas Gelato Hadir di Surabaya, Gus Hans: Kita Bangga Anak Muda Bisa Bantu Atasi Pengangguran di Jatim!
SURABAYA | Barometer Jatim – Alas Gelato makin meluas dan akrab di telinga. Sukses di Trawas, Mojokerto, usaha yang dikembangkan alumnus Pondok Pesantren (