Kadishub Jatim Didemo PMII Terkait Dugaan Korupsi PT DABN, Simak! Segini Hartanya

Reporter : -
Kadishub Jatim Didemo PMII Terkait Dugaan Korupsi PT DABN, Simak! Segini Hartanya
BERHARTA RP 3,1 M: Kadishub Jatim Nyono kantongi harta Rp 3,1 miliar, dari mana sumbernya? | Foto: IST/LHKPN

SURABAYA | Barometer Jatim – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, Nyono didemo Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Surabaya Selatan terkait dugaan korupsi di PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN).

Lewat klarifikasinya, Rabu (21/1/2026), Nyono membantah keras terlibat dugaan korupsi di anak usaha BUMD Pemprov Jatim PT Petrogas Jatim Utama (PJU) tersebut, lantaran saat kasus terjadi masih menjabat kepala seksi (Kasi).

“Tidak benar, pada saat pengurusan konsesi tahun 2015 saya masih seorang kepala seksi. Dan tidak mungkin seorang kepala seksi bisa komunikasi dengan Bapak Gubernur Soekarwo saat itu. Ini jelas tidak benar,” katanya.

Menjabat Kadishub Jatim, berapa total harta kekayaan Nyono? Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), di awal menjabat pada 2019 Nyono melaporkan hartanya sebanyak Rp 1,6 miliar (1.664.273.434). 

Kini harta kekayaannya naik menjadi Rp 3,1 miliar (3.135.538.304) setelah dipotong utang Rp 169 juta, yang dilaporkan pada 28 Februari 2025 untuk jenis laporan periodik 2024.

Dari mana sumbernya? Nyono memiliki 6 bidang tanah dan bangunan yang berada di Sidoarjo dan Malang total senilai Rp 2.402.000.000. 

Rinciannya tanah dan bangunan seluas 101 m2/60 m2 di Sidoarjo senilai Rp 650.000.000, tanah dan bangunan 180 m2/150 m2 di Sidoarjo Rp 500.000.000. Namun tidak dijelaskan apakah hasil sendiri, warisan, hibah, atau lainnya.

Lalu tanah seluas 52 m2 di Malang hasil sendiri Rp 96.000.000, tanah seluas 1.402 m2 di Malang hasil sendiri Rp 560.800.000, tanah seluas 1.323 m2 di Malang hasil sendiri Rp 529.200.000, dan tanah Seluas 125 m2 di Malang hasil sendiri Rp. 66.000.000

Selain itu, Nyono memiliki 2 alat transportasi dan mesin senilai Rp 284.000.000. Terdiri dari motor Honda Beat tahun 2014 hasil sendiri Rp 9.000.000, dan mobil Kijang Innova tahun 2020 hasil sendiri Rp 275.000.000.

Nyono juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 137.000.000, kas dan setara kas Rp 481.538.304, serta utang Rp 169.000.000.

Sementara itu dalam perkembangan penanganan dugaan korupsi di PT DABN, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim belum juga menetapkan tersangka meski telah melakukan pemblokiran serta penyitaan uang sebesar Rp 47,2 miliar (47.268.120.399) dan 421.046 dolar AS dari 13 rekening PT DABN yang tersebar di lima bank.

Rinciannya, penyitaan uang PT DABN Rp 33,9 miliar (33.968.120.399) dari lima bank (Mandiri, BRI, BNI, Bank Jatim dan CIMB) dan 8.046 dolar AS. Lalu penyitaan 6 deposito dari dua bank (BRI dan Bank Jatim) Rp 13,3 miliar (13.300.000.000) dan 413.000 dolar AS.{*}

| Baca berita Korupsi PT DABN. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.