KPK Didesak Usut Sekda Sidoarjo, Apa Iya Bukber ala Bollywood Tak Pakai APBD?

Reporter : -
KPK Didesak Usut Sekda Sidoarjo, Apa Iya Bukber ala Bollywood Tak Pakai APBD?
USUT, KPK!: Musfiq desak KPK usut Sekda Sidoarjo terkait bukber ala Bollywood. | Foto: Barometerjatim.com/DOK

SURABAYA | Barometer Jatim – Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar mengusut Sekda Kabupaten Sidoarjo, Feny Apridawati terkait buka bersama (bukber) mewah ala Bollywood di di Mahabarata Palace, Graha Unesa Surabaya.

“Saya kita KPK berhak juga untuk menelusuri dan menindaklanjuti peran Sekda ini, jangan-jangan bukber tersebut menggunakan APBD Sidoarjo. Acara begitu mewah ala Bollywood, apa iya tidak pakai APBD?” kata Koordinator Jaka Jatim, Musfiq, Selasa (17/3/2026).

Terlebih saat ini pemerintah pusat gencar-gencarnya menggaungkan pengetatan anggaran, harusnya pejabat menunjukkan kredibilitas dirinya kepada publik. Bukan sebaliknya malah foya-foya.

“Sehingga pertunjukan-pertunjukan mewah tidak diselenggarakan lagi di lingkungan pemerintah, di mana hari ini negara sedang tidak baik-baik saja,” kata Musfiq.

“Karena itu, Jaka Jatim mendesak agar supaya jika ada pejabat yang terlalu mewah dan menunjukkan foya-foya di tempat publik, maka aparat penegak hukum perlu mencurigai dan perlu diusut. Jangan-jangan menggunakan APBD,” sambungnya.

Termasuk KPK perlu menelusuri sumber harta kekayaan Sekda Sidoarjo. Sesuai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Feny memiliki total kekayaan Rp 6,5 miliar (6.516.163.038) yang dilaporkan pada 12 Maret 2025 untuk jenis laporan periodik 2024.

Musfiq juga menyebut bukber Sekda Sidoarjo ala Bollywood tidak elok. “Di saat masyarakat banyak yang mengeluhkan persoalan ekonomi hingga infrastruktur yang mendesak diperbaiki, tapi pejabatnya malah foya-foya,” katanya.

Terkait video hebohnya, sebelumnya Feny Apridawati sudah meminta maaf kepada masyarakat. "Saya mohon maaf yang setulus-tulusnya atas kegaduhan ini. Ini sama sekali tidak saya duga," katanya, Jumat (13/3/2026). 

Dia menjelaskan, kehadirannya dalam bukber mewah ala Bollywood tersebut merupakan undangan dari sahabatnya, Trisulowati alias Chinchin. Menurut Feny, acara tersebut berkaitan dengan kegiatan promosi restoran bertema Mahabarata yang berada di kawasan gedung Graha Unesa.

Feny juga mengklaim kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah. “Saya tegaskan kegiatan itu tidak menggunakan APBD. Ini undangan pribadi sekaligus silaturahmi di bulan suci Ramadan,” ucapnya.{*} 

| Baca berita Pemkab Sidoarjo. Baca tulisan terukur Rofiq Kurdi | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur

Simak berita terukur barometerjatim.com di Google News.