Atasi Banjir Rob, DPRD Surabaya Dorong Percepatan Proyek Pintu Air Kali Jagir
SURABAYA | Barometerjatim.com – Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan mendorong Pemkot mempercepat pembangunan pintu air di muara Kali Jagir sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir rob.
Eri menilai, infrastruktur tersebut menjadi kebutuhan mendesak agar luapan air laut tidak lagi memperparah genangan saat hujan deras bertepatan dengan pasang laut.
Terlebih dalam beberapa hari terakhir menunjukkan, penanganan banjir dan genangan tidak cukup hanya mengandalkan rumah pompa maupun normalisasi saluran. Tapi pengendalian air dari muara, menjadi bagian penting dalam sistem penanganan banjir.
“Selama ini air dari laut masuk lewat muara tersebut. Kasus banjir dua hari lalu menjadi bukti sulitnya penanganan, karena tingginya curah hujan berbarengan dengan pasang air laut. Solusinya, kita butuh pintu air di muara Kali Jagir,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).
Komisi C, lanjut Eri, memperkirakan pembangunan pintu air membutuhkan anggaran sekitar Rp 100 miliar hingga Rp 200 miliar apabila menggunakan metode Corrugated Steel Sheet Pile (CSSP).
Mengingat besarnya kebutuhan anggaran, DPRD Surabaya mendorong pemerintah pusat ikut mendukung pembiayaan melalui APBN karena kawasan sungai tersebut berada dalam kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.
“Kami berharap APBN ikut mendukung. Sebab, wilayah sungai tersebut sebenarnya berada di bawah pengelolaan dan kewenangan pemerintah pusat melalui BBWS Brantas,” tandasnya.
Sembari menunggu pembangunan pintu air, Komisi C juga mengapresiasi langkah cepat Pemkot melakukan normalisasi dan pengerukan Kali Jagir hingga kawasan muara. Pekerjaan yang dimulai sejak 16 Juli 2026 itu ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, DPRD memastikan akan memantau langsung pelaksanaan pekerjaan di lapangan agar proses normalisasi berjalan sesuai target.
“Kami akan turun langsung mengecek ke lapangan untuk memastikan progres normalisasi berjalan optimal,” tegas legislator asal PDIP tersebut.{*}
| Baca berita DPRD Surabaya. Baca tulisan terukur Andriansyah | Barometer Jatim - Terukur Bicara Jawa Timur